Logo Bloomberg Technoz

Aktivitas Manufaktur RI Melesat, Tertinggi dalam 7 Bulan

Hidayat Setiaji
01 October 2026 07:52

Pabrik PT NAYUEdi Cikarang, Jawa Barat, Rabu (15/10). (Bloomberg Technoz/Dinda Decembria)
Pabrik PT NAYUEdi Cikarang, Jawa Barat, Rabu (15/10). (Bloomberg Technoz/Dinda Decembria)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Aktivitas manufaktur Indonesia masih berada di zona ekspansif untuk periode September. Kenaikannya pun cukup signifikan dibandingkan Agustus.

Pada Kamis (1/10/2026), S&P Global melaporkan skor Purchasing Managers’ Index (PMI) manufaktur Indonesia periode September berada di 52,4. PMI di atas 50 menandakan aktivitas yang sedang ekspansif.

Bahkan PMI manufaktur Tanah Air naik lumayan tajam ketimbang posisi Agustus yang sebesar 49,8. Capaian PMI manufaktur di 52,4 menjadi yang tertinggi sejak Februari (7 bulan terakhir) atau sebelum meletusnya perang di Timur Tengah.


“Permintaan terhadap produk manufaktur Indonesia meningkat pada September. Volume pemesanan baru (new orders) menjadi yang tertinggi sejak Februari,” sebut keterangan tertulis S&P Global.

Bahkan permintaan ekspor pun tumbuh positif. Lajunya menjadi yang tercepat sejak Mei 2022.