Logo Bloomberg Technoz

Pasar Obligasi Respons Positif Data Inflasi

Tim Riset Bloomberg Technoz
01 October 2026 13:16

Ilustrasi Pasar Obligasi (Diolah)
Ilustrasi Pasar Obligasi (Diolah)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pasar obligasi domestik mengirim sinyal positif, menyusul realisasi data inflasi September yang berada di bawah perkirakaan pelaku pasar. 

Melansir data Bloomberg pada Kamis (1/10/2026) 12:05 WIB, yield pada hampir semua tenor tercatat turun. Yield tenor 1 tahun turun 5,5 basis poin menjadi 6,73%, sementara tenor 2 tahun turun 4,5 bps menjadi 6,81%.

Pada tenor 3 tahun, yield turun 2,9 bps menjadi 6,91%, sedangkan tenor 7 tahun turun 3,5 bps menjadi 7,1%. Di ujung panjang kurva, yield 30 tahun juga turun cukup dalam, sebesar 5 bps menjadi 7,26%.

Pergerakan yield di pasar obligasi domestik. (Bloomberg)

Sedangkan, tenor acuan 10 tahun turun lebih terbatas yakni 0,7 bps ke 7,13%. Sebaliknya, yield 5 tahun naik 1,3 bps, 11 tahun naik 3,8 bps, dan 40 tahun naik 0,4 bps.

Agaknya, kekhawatiran pelaku pasar terkait inflasi belum sepenuhnya mereda. Sebab, meskipun inflasi umum September hanya 0,3% secara bulanan, tekanan terbesar malah datang dari kelompok makanan, minuman dan tembakau. Kelompok ini mengalami inflasi 0,88% dan memberikan kontribusi 0,26 poin terhadap inflasi umum.