Logo Bloomberg Technoz

IHSG Terkoreksi Saat Inflasi RI Meninggi

Muhammad Julian Fadli
01 October 2026 13:50

Trading Halt dibuka, IHSG makin jeblok, merosot 8,76% (Diolah)
Trading Halt dibuka, IHSG makin jeblok, merosot 8,76% (Diolah)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan Sesi I, Kamis (1/10/2026), dengan mencatat pelemahan 0,83% ke level 6.020. Sentimen negatif datang dari rilis data inflasi domestik yang terakselerasi.

Sepanjang perdagangan IHSG terserang manuver jual yang amat deras. Rentang perdagangan terjadi di area 6.095 sampai dengan terlemahnya 6.018.

IHSG Penutupan Sesi I pada Kamis 1 Oktober 2026 (Bloomberg)

Data Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan nilai perdagangan terbilangRp5,09 triliun, yang didominasi penjualan dari sejumlah 20,25 miliar saham yang ditransaksikan usai frekuensi terjadi 877 ribu kali diperjualbelikan.


Tercatat hanya ada penguatan 219 saham, dan sebanyak 433 saham terjadi pelemahan. Sedangkan 134 saham stagnan.

Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan inflasi September sebesar 0,3% secara bulanan (month–to–month/mtm). Lebih tinggi dibanding bulan sebelumnya yaitu 0,21% mtm.

Inflasi RI Menguat Lebih Tinggi dari Bulan Sebelumnya (Bloomberg)