Aktivitas Manufaktur Asia: Indonesia Melompat Paling Tinggi
Tim Riset Bloomberg Technoz
01 October 2026 11:22

Bloomberg Technoz, Jakarta - Data Indeks Manufaktur PMI edisi September menunjukkan bahwa pemulihan sektor industri Asia masih berjalan. Namun kecepatannya tidak merata.
Indonesia, Thailand, dan Korea Selatan mencatat ekspansi yang menguat ketimbang Agustus. Sebaliknya, Vietnam, Myanmar, Malaysia dan Filipina mengalami perlambatan.
Melansir data PMI manufaktur versi S&P Global, Indonesia menjadi negara dengan lonjakan angka PMI manufaktur paling mencolok, dari 49,8 pada Agustus jadi 52,4 pada September.
PMI manufaktur Indonesia ditopang oleh permintaan domestik dan ekspor. Pesanan baru tercatat tumbuh pada laju tercepat sejak Februari, sementara pesanan ekspor meningkat untuk bulan kedua beruntun, dan mencatat pertumbuhan terkuat sejak Mei 2022. Alhasil, kenaikan permintaan itu mendorong produksi kembali meningkat setelah sebelumnya lesu.
Untuk diketahui, Indonesia sempat mengalami pelemahan PMI manufaktur beberapa bulan terakhir, tertekan oleh lemahnya permintaan, persaingan yang lebih ketat, dan biaya input yang lebih mahal. Sehingga kenaikan PMI September Indonesia lebih merupakan rebound dari titik lemahnya, belum sepenuhnya mengindikasikan bahwa sektor manufaktur sudah memasuki fase ekspansi yang kuat secara berkelanjutan.






























