Logo Bloomberg Technoz

BI Cermati Rambatan Gejolak NDF di Pasar Luar Negeri ke Rupiah

Pramesti Regita Cindy
30 September 2026 18:40

Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia, Pertahankan BI Rate 4,75% (Foto Diolah Berbagai Sumber)
Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia, Pertahankan BI Rate 4,75% (Foto Diolah Berbagai Sumber)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Bank Indonesia (BI) mewaspadai rambatan transaksi Non-Deliverable Forward (NDF) di pasar offshore ke pasar valuta asing (valas) domestik dan memengaruhi pergerakan rupiah.

Untuk diketahui, perdagangan mata uang berjangka atau NDF rupiah merupakan suatu kontrak forward jangka pendek. Kontrak ini biasanya berjangka waktu satu bulan hingga setahun.

Kepala Departemen Pengelolaan Moneter dan Aset Sekuritas BI Erwin Gunawan Hutapea mengatakan meski berlangsung di luar negeri, namun transaksi NDF tetap memiliki rambatan ke pasar domestik, terutama ketika pasar Indonesia sudah tutup sementara pasar global masih aktif.


Ia memberikan contoh ketika pasar valas domestik Indonesia beroperasi hingga saat pasar domestik ditutup, namun perdagangan NDF masih berlanjut mengikuti pembukaan pasar Eropa dan kemudian Amerika Serikat.

"Kita tutup [pasar valas] jam 3, [tapi] Eropa buka itu NDF [dan] itu masih rolling terus. Begitu Eropa tutup, Amerika buka NDF, US dollar, IDR dan currency yang lain semua currency, itu rolling terus," kata Edwin dalam Taklimat BI di Jakarta, Rabu (30/9/2026).