Logo Bloomberg Technoz

Kondisi tersebut membuat orang tua perlu segera mengurus berbagai dokumen setelah kelahiran anak. Di tengah kesibukan merawat bayi dan masa pemulihan ibu setelah persalinan, pencatatan kelahiran tetap menjadi salah satu administrasi yang perlu diprioritaskan.

Kini, proses pengurusan akta kelahiran juga mulai mendapatkan kemudahan melalui layanan digital. Jika sebelumnya masyarakat harus mendatangi kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil atau Dukcapil maupun kantor kelurahan, pengajuan dapat dilakukan melalui layanan digital yang terintegrasi.

Pemerintah menyediakan mekanisme digital melalui aplikasi SATU SEHAT yang dikembangkan oleh Kementerian Kesehatan. Layanan tersebut menjadi bagian dari upaya digitalisasi penerbitan dokumen akta kelahiran bagi bayi baru lahir.

Tahapan Mendapatkan Akta Kelahiran Digital

Digitalisasi penerbitan akta kelahiran dirancang untuk membuat proses administrasi menjadi lebih praktis. Orang tua dapat mengajukan dokumen kelahiran tanpa harus selalu datang langsung ke kantor pelayanan kependudukan.

Berdasarkan informasi dalam Konferensi Pers Digitalisasi Penerbitan Akta Kelahiran pada Selasa, 11 Agustus 2026, terdapat beberapa tahapan yang perlu dilakukan orang tua untuk memperoleh akta kelahiran secara digital.

Tahap pertama adalah mengunduh aplikasi SATU SEHAT. Aplikasi tersebut menjadi salah satu sarana yang digunakan dalam proses pengajuan akta kelahiran secara digital.

Setelah aplikasi tersedia, orang tua perlu melengkapi data yang diminta oleh sistem. Data tersebut harus diisi sesuai informasi yang benar karena akan digunakan dalam proses administrasi penerbitan dokumen kependudukan anak.

Selain mengisi data, orang tua juga harus mengunggah dokumen persyaratan yang diperlukan. Kelengkapan dokumen menjadi bagian penting agar pengajuan dapat diterima dan diproses oleh pihak terkait.

Setelah data dan dokumen diterima, proses berikutnya dilakukan oleh Dukcapil. Orang tua kemudian perlu menunggu hingga proses penerbitan akta kelahiran selesai.

Jika dokumen telah diterbitkan, akta kelahiran akan dikirim melalui SIAK Online. Dokumen tersebut nantinya dikirim ke alamat email orang tua serta fasilitas pelayanan kesehatan atau fasyankes yang terkait.

Orang tua yang menerima dokumen melalui email kemudian dapat membuka akta kelahiran digital menggunakan QR Code yang tercantum dalam email. Mekanisme tersebut membuat dokumen dapat diakses secara digital tanpa harus selalu mengambilnya secara langsung.

Bagi orang tua yang tidak memiliki alamat email, pemerintah juga menyediakan mekanisme pengambilan dokumen secara langsung. Akta kelahiran dapat diambil di fasilitas pelayanan kesehatan atau fasyankes.

Dengan adanya mekanisme tersebut, orang tua memiliki pilihan sesuai kondisi dan akses yang tersedia. Mereka yang mempunyai email dapat memperoleh dokumen secara digital, sedangkan orang tua yang tidak memiliki email dapat mengambil dokumen melalui fasyankes.

Mengapa Akta Kelahiran Perlu Segera Diurus?

Pencatatan kelahiran bukan sekadar memenuhi kewajiban administrasi. Akta kelahiran menjadi salah satu dokumen penting yang menunjukkan identitas anak secara resmi dalam sistem administrasi kependudukan.

Dokumen tersebut nantinya dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan anak ketika bertambah usia. Mulai dari pengurusan administrasi keluarga hingga kebutuhan pendidikan, akta kelahiran dapat menjadi salah satu dokumen yang diminta.

Selain itu, data kelahiran yang tercatat dengan benar membantu memastikan identitas anak masuk dalam sistem administrasi kependudukan. Hal ini juga dapat mempermudah proses pengurusan dokumen lain yang berkaitan dengan anak.

Orang tua juga perlu memperhatikan kesesuaian data ketika mengajukan akta kelahiran. Informasi mengenai identitas anak, orang tua, serta data kelahiran sebaiknya diperiksa dengan teliti sebelum proses pengajuan dilakukan.

Kesalahan data dapat berpengaruh terhadap dokumen yang diterbitkan. Karena itu, meskipun proses pengajuan dilakukan secara digital, orang tua tetap perlu memastikan seluruh informasi dan dokumen yang diberikan sudah benar.

Digitalisasi penerbitan akta kelahiran juga menjadi bagian dari perkembangan pelayanan publik berbasis teknologi. Pemerintah berupaya mengintegrasikan layanan kesehatan dan administrasi kependudukan agar pencatatan kelahiran dapat dilakukan dengan lebih mudah.

Bagi keluarga yang baru memiliki bayi, sistem tersebut dapat mengurangi kebutuhan untuk mendatangi berbagai kantor pelayanan secara langsung. Pengajuan dapat dimulai melalui aplikasi dan proses penerbitannya terhubung dengan sistem Dukcapil.

Namun, orang tua tetap perlu memperhatikan batas waktu pencatatan. Berdasarkan ketentuan yang disebutkan, akta kelahiran perlu diurus paling lambat 60 hari setelah kelahiran.

Sementara itu, jika bayi hendak didaftarkan sebagai peserta BPJS Kesehatan, batas waktu maksimal yang perlu diperhatikan adalah 28 hari setelah kelahiran. Kedua batas waktu tersebut penting dicatat agar orang tua tidak melewatkan proses administrasi yang diperlukan.

Dengan layanan digital ini, pengurusan dokumen kelahiran diharapkan menjadi lebih sederhana bagi masyarakat. Orang tua tidak lagi harus selalu mengalokasikan waktu untuk datang ke kantor Dukcapil atau kelurahan hanya untuk mengajukan dokumen kelahiran.

Meski begitu, orang tua tetap perlu menyiapkan dokumen persyaratan dan memastikan data yang dimasukkan sesuai dengan kondisi sebenarnya. Proses digital bukan berarti seluruh tahapan dapat dilakukan tanpa verifikasi, karena data tetap diproses oleh pihak Dukcapil.

Pada akhirnya, akta kelahiran menjadi salah satu dokumen yang sebaiknya segera diurus setelah bayi lahir. Selain karena memiliki banyak fungsi administratif, pencatatan tepat waktu juga membantu memastikan identitas anak tercatat secara resmi.

Bagi orang tua yang baru memiliki bayi, layanan akta kelahiran digital dapat menjadi alternatif yang lebih praktis. Cukup mulai dengan mengunduh aplikasi SATU SEHAT, mengisi data, mengunggah persyaratan, kemudian menunggu proses penerbitan oleh Dukcapil.

Setelah diterbitkan, dokumen dapat dikirim melalui SIAK Online ke email orang tua dan fasyankes. Akta kelahiran digital kemudian dapat dibuka menggunakan QR Code yang tersedia dalam email.

Sementara bagi orang tua yang tidak memiliki email, dokumen tetap dapat diperoleh dengan mengambilnya secara langsung di fasyankes. Dengan pilihan tersebut, digitalisasi diharapkan dapat membuat pencatatan kelahiran semakin mudah dijangkau oleh keluarga.

(seo)

No more pages