Logo Bloomberg Technoz

“Bagaimana kalau ditemukan tidak layak, wajib hukumnya tidak dikonsumsi dan dikembalikan kepada dapur SPPG. Kemudian nanti kami akan melakukan pemeriksaan,” tambah Mas Dar.

Menurut BGN, keamanan pangan menjadi prioritas dalam pelaksanaan program MBG. Makanan yang diberikan kepada peserta didik harus dipastikan aman sebelum dikonsumsi.

Karena itu, guru didorong untuk melakukan pemeriksaan organoleptik terhadap makanan sebelum dibagikan dan dikonsumsi bersama peserta didik. 

Pemeriksaan tersebut antara lain dapat memperhatikan kondisi, aroma, dan karakteristik makanan yang menunjukkan adanya perubahan atau ketidaklayakan.

BGN juga menegaskan akan mengambil tindakan terhadap SPPG apabila ditemukan kelalaian yang berdampak terhadap keamanan makanan. 

Pengawasan tersebut dilakukan untuk memastikan pelaksanaan MBG mengedepankan aspek kesehatan dan keselamatan penerima manfaat.

BGN Buka Kanal Aduan Khusus untuk Guru

Selain memperkuat pemeriksaan makanan di sekolah, BGN juga membuka kanal komunikasi khusus bagi guru untuk menyampaikan keluhan, masukan, temuan, maupun pengaduan terkait pelaksanaan MBG.

Guru dapat menyampaikan laporan melalui email saluran_gurupicMBG@bgn.go.id. Kanal tersebut diperkenalkan dalam Kick-off Webinar Literasi Gizi dan Keamanan Pangan bagi Guru dalam Mendukung Program MBG yang digelar secara daring.

Sudaryono mengatakan guru memiliki posisi penting dalam pengawasan MBG karena berinteraksi langsung dengan peserta didik dan dapat mengetahui kondisi pelaksanaan program di sekolah.

“Kalau Bapak-Ibu Guru kemudian merasa ada yang perlu disampaikan kepada kami sebagai Badan Gizi Nasional, apakah itu keluhan, apakah itu komplain, apakah itu temuan, apa pun itu yang terkait Program Makan Bergizi Gratis, kami menyiapkan saluran khusus email kepada Badan Gizi Nasional,” ujar Sudaryono.

Ia mengatakan kanal tersebut menjadi bagian dari upaya BGN meningkatkan keterbukaan dan partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan MBG.

“Kami siap menerima masukan, menerima kritikan, menerima aduan atau apa pun itu yang terkait dengan Makan Bergizi Gratis. Kami berkomitmen untuk meningkatkan pelayanan kami, meningkatkan kualitas kami, dan meningkatkan keterbukaan partisipasi masyarakat dalam Program Makan Bergizi Gratis ini,” tegasnya.

Melalui kanal tersebut, BGN mendorong guru aktif melaporkan berbagai temuan di lapangan, termasuk apabila menemukan makanan yang tidak layak konsumsi. Laporan tersebut akan menjadi bahan evaluasi dan tindak lanjut untuk memperkuat kualitas serta keamanan pelaksanaan MBG.

(dec)

No more pages