Logo Bloomberg Technoz

BMKG Prediksi Musim Hujan Pendek: Awas Banjir dan Longsor

Dovana Hasiana
25 September 2026 18:40

Hujan deras di Vietnam. (Sumber: Bloomberg)
Hujan deras di Vietnam. (Sumber: Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memproyeksikan musim hujan di Indonesia bakal terjadi pada Oktober 2026. BMKG memproyeksikan awal musim hujan di 529 Zona Musim (ZOM) atau 61,08% wilayah Indonesia akan mengalami kemunduran dari rerata klimatologisnya pada periode 2026-2027. 

Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani mengatakan hal ini terjadi karena fenomena iklim El Niño yang terjadi di Indonesia bersifat sangat kuat pada tahun ini. Fenomena El Niño dengan intensitas sangat kuat dan Indian Ocean Dipole (IOD) di samudra sekitar Indonesia berdampak pada berkurangnya curah hujan.

Dia mengatakan musim hujan akan mulai terjadi pada bulan depan di beberapa wilayah  seperti Riau, Jambi, Sumatra Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat dan Kalimantan Selatan. Wilayah tersebut saat ini sedang terjadi kebakaran hutan dan lahan. 


“Namun sebagian lagi masuknya November dan Desember. Puncaknya nanti musim hujan di Desember, Januari, Februari,” ujar Teuku kepada awak media, Kamis (24/09/2026). 

Dengan prediksi musim hujan yang datang lebih lambat, maka durasinya akan lebih pendek dari biasanya. Teuku mengkhawatirkan adanya peningkatan bencana hidrometeorologi akibat musim hujan tersebut, seperti banjir dan longsor.