"Kasus keracunan yang berulang juga menjadi salah satu alasan kami melakukan proses pemberhentian secara tidak hormat kepada kepala dapur yang melakukan pelanggaran ini. Kemudian kami berhentikan status ASN PPPK-nya," ujarnya.
Selain 66 kepala dapur yang diproses untuk diberhentikan, BGN juga tengah melakukan pembinaan internal terhadap 60 kasus lainnya. Menurut Sudaryono, mayoritas kasus tersebut berkaitan dengan konflik antara mitra pengelola dapur dan kepala dapur.
BGN masih mendalami penyebab konflik tersebut, termasuk dugaan kepala dapur meminta fee kepada mitra maupun sebaliknya, mitra menekan kepala dapur untuk mengurangi kualitas makanan demi memperoleh keuntungan lebih besar.
(fik/spt)
No more pages






























