| No | Nama Broker | Net Value | Harga Rata-rata Jual |
| 1 | Samuel Sekuritas | Rp7,99 Miliar | Rp978/saham |
| 2 | JP Morgan Sekuritas | Rp294,07 Juta | Rp967/saham |
| 3 | Yakin Bertumbuh | Rp158,82 Juta | Rp964/saham |
| 4 | OCBC Sekuritas | Rp138,57 Juta | Rp965/saham |
| 5 | Mega Capital Sekuritas | Rp38,37 Juta | Rp974/saham |
Sumber: Tim Riset Bloomberg Technoz, Mirae Asset Sekuritas
Aksi jual oleh Samuel Sekuritas ditengarai atas masuknya saham FILM ke dalam daftar High Shareholding Concentration (HSC) yang berefek domino ke segala sisi.
Adapun Bursa Efek Indonesia (BEI) menyoroti emiten FILM dalam daftar terbaru Kepemilikan Saham Terkonsentrasi Tinggi atau High Shareholding Concentration (HSC). PT MD Entertainment (FILM) resmi masuk di daftar baru tersebut.
Dampak langsungnya, saham FILM didepak dari konstituen Indeks KOMPAS100 yang sudah efektif sejak Senin (3/8/2026). Sebagai catatan, perubahan penghuni Indeks KOMPAS100 berlaku hingga 29 Januari 2027.
Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan rebalancing rutin terhadap sejumlah Indeks, termasuk KOMPAS100. Dalam evaluasi kali ini, PT MD Entertainment Tbk (FILM) dikeluarkan dari Indeks KOMPAS100.
Terlebih lagi, berdasarkan informasi di pasar, emiten FILM masih bertengger di Indeks MSCI Global Small Cap Indexes. Kegelisahan dan kecemasan pasar pun muncul, FILM berpotensi amat pasti menjadi salah satu kandidat utama yang berpotensi dikeluarkan (exclusion) dari konstituen MSCI Small Cap, yang merupakan penyedia Indeks global MSCI.
(fad)





























