Logo Bloomberg Technoz

Pengembangan B50 Sukses, Prabowo Sebut RI Bebas Impor Solar

Azura Yumna Ramadani Purnama
19 September 2026 15:00

Presiden Prabowo Hadiri Syukuran 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor, 19 September 2026 (YouTube Sekretariat Presiden)
Presiden Prabowo Hadiri Syukuran 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor, 19 September 2026 (YouTube Sekretariat Presiden)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto kembali menegaskan Indonesia telah bebas impor solar, usai berhasil mengembangkan biodiesel B50 yang bahan bakunya berasal dari minyak kelapa sawit atau crude palm oil (CPO).

Prabowo mengklaim Indonesia per 1 Juli 2026 sudah tak mengimpor solar atau bahan bakar minyak (BBM) jenis diesel, padahal saat ini solar sedang langka di dunia. Dia menyatakan bisa saja Indonesia memiliki uang untuk membeli solar, namun tak terdapat pasokannya di pasar.

Oleh sebab itu, dia kembali membanggakan capaian Indonesia berhasil menerapkan mandatori campuran biodiesel 50% dengan solar atau B50.


“Dan hari-hari ini solar langka di dunia, kita punya uang pun mungkin tidak ada barangnya, alhamdulillah kita sudah bisa produksi solar kita sendiri, Saudara-saudara. Dari mana? Dari kelapa sawit, dari tanaman yang Maha Kuasa telah memberi karunia kepada kita,” kata Prabowo dalam Resepsi Kesyukuran 100 Tahun Pondok Pesantren Modern Darussalam Gontor di Ponorogo, Jawa Timur, Sabtu (19/9/2026).

Prabowo menyatakan kelapa sawit merupakan tanaman ajaib, sebab dapat menghasilkan sedikitnya 57 jenis produk turunan atau derivatif yang mencakup produk energi, pangan, farmasi, hingga kosmetik.