Logo Bloomberg Technoz

Investor Asing Net Sell Rp200 Miliar Jadi Sebab IHSG Turun

Muhammad Julian Fadli
07 August 2026 08:05

Karyawan di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (29/1/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (29/1/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pada perdagangan saham kemarin, Kamis 6 Agustus 2026, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona merah usai kehilangan 7,42 poin (0,12%) di posisi 6.343.

Jadi salah satu sebab tergelincirnya IHSG, investor asing masih melangsungkan jual bersih (net sell) mencapai Rp273,47 miliar pada perdagangan saham seluruh pasar. Di pasar reguler investor asing net sell Rp217,24 miliar.

Adapun investor asing net sell terbesar pada saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mencapai Rp214,98 miliar. Imbas tekanan jual, saham BBCA melemah 1,55% menyentuh posisi Rp6.350/saham.

Penutupan Saham BBCA pada Kamis 6 Agustus 2026 (Bloomberg)

Berikut 10 saham dengan angka net sell paling masif oleh investor asing sepanjang perdagangan kemarin, Kamis (6/8/2026):

  1. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp214,98 miliar
  2. PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) Rp109,74 miliar
  3. PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp93,36 miliar
  4. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) Rp89,13 miliar
  5. PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) Rp79,6 miliar
  6. PT Bumi Resources Tbk (BUMI) Rp76,24 miliar
  7. PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) Rp68,14 miliar
  8. PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) Rp61,05 miliar
  9. PT Darma Henwa Tbk (DEWA) Rp45,28 miliar
  10. PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) Rp43,58 miliar

Sementara itu, investor asing net buy terbesar pada saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) mencapai Rp317,71 miliar. Terdorong tren pembelian, saham DSSA menguat 12,14% di posisi Rp970/saham.

Penutupan Saham DSSA pada Kamis 6 Agustus 2026 (Bloomberg)