Sampai dengan 30 Juni 2026, total jumlah aset HRTA tercatat sebesar Rp11,35 triliun. Adapun total liabilitas dan ekuitas masing–masing sebesar Rp7,6 triliun, dan juga Rp3,74 triliun.
Saham HRTA pada perdagangan hari ini berhasil melaju optimistis di posisi tertingginya Rp1.980/saham, mencatat kenaikan 4,2% dibanding posisi sebelumnya. Posisi itu tercapai usai volume transaksi mencapai 10 juta saham diperdagangkan dengan nilai sebesar Rp21 miliar.
Harga emas dunia yang melejit sepanjang tiga hari ini juga menjadi pendorong penguatan harga saham HRTA. Kabar baik dari Timur Tengah menjadi sentimen positif kenaikan harga sang logam mulia.
Pada Rabu (5/8/2026), harga emas dunia di pasar spot tengah melesat di level US$4,135/troy ons. Bertambah 1,4% dibanding hari sebelumnya.
Kenaikan ini membuat harga emas berhasil menguat tiga hari beruntun. Selama tiga hari tersebut, harga melejit 2,2% secara point–to–point.
(fad/aji)































