Logo Bloomberg Technoz

Selain menawarkan lebih dari 200.000 unit hunian, Danantara juga menyiapkan sejumlah skema pembiayaan, mulai dari uang muka (DP) 1%, suku bunga atau margin mulai 2,75%, tenor hingga 30 tahun, serta pilihan angsuran bertahap.

"Kolaborasi lintas sektor ini menjadi penting agar masyarakat tidak lagi dihadapkan pada proses yang rumit ketika ingin memulai langkah memiliki rumah pertama. Melalui Danantara Housing Expo 2026, kami ingin menghadirkan pilihan yang lebih mudah diakses sekaligus memberikan dampak nyata bagi masyarakat," tegasnya. 

Langkah tersebut dilakukan di tengah masih tingginya jumlah masyarakat yang belum memiliki rumah. Data Badan Pusat Statistik (BPS) 2025 mencatat sekitar 81 juta anak muda di Indonesia belum memiliki hunian sendiri.

Sementara itu, survei Deloitte 2026 menunjukkan hampir 30% Generasi Z memiliki pekerjaan sampingan. 

Menurut Danantara, kondisi tersebut mencerminkan pola pendapatan generasi muda yang semakin beragam sehingga membutuhkan akses pembiayaan yang lebih fleksibel saat membeli rumah pertama.

Sebelumnya, Rosan sendiri juga telah menyatakan pihaknya tengah menyiapkan program Danantara Housing.

Program ini nantinya berfungsi untuk menyerap rumah maupun apartemen yang telah dibangun badan usaha milik negara (BUMN) tetapi belum terjual. Di samping itu, menawarkan skema pembiayaan dengan suku bunga dan metode pembayaran yang lebih menarik bagi masyarakat.

"Ada beberapa pembangunan sifatnya apartemen atau rumah yang selama ini belum atau sudah dibangun oleh BUMN tapi belum bisa terjual, kita akan mengadakan Danantara Housing," kata Rosan ditemui di Kompleks Kepresidenan, Jakarta, Senin (27/7/2026). 

(ain)

No more pages