Logo Bloomberg Technoz

BPS Sebut Tekanan Inflasi Juli Mereda, Ini Penjelasannya

Mis Fransiska Dewi
03 August 2026 14:00

Inflasi Tahun 2024, Terendah Sejak 1958 (Diolah)
Inflasi Tahun 2024, Terendah Sejak 1958 (Diolah)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) menyebut bahwa tekanan inflasi pada bulan Juli 2026 semakin mereda apabila dibandingkan dengan bulan sebelumnya. Menurut catatan BPS, penurunan tekanan ini terutama disebabkan oleh beberapa komoditas.

“Yang pertama emas dan perhiasan. Kita lihat di bulan Juni ini 37,23% turun menjadi 32,13% pada Juli tahun 2026,” kata Ateng Hartono, Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS dalam rilis BPS, Senin (3/8/2026).

Ateng juga menyebut penurunan terjadi pada komoditas beras dengan inflasi pada bulan Juli mencapai 3,10%. Padahal, di bulan sebelumnya, komoditas yang menjadi bahan makanan pokok di RI tersebut mencatatkan inflasi sebesar 3,98%.


Selanjutnya, Sigaret Kretek Mesin (SKM) mencatat penurunan tekanan inflasi dari sebesar 3,79% pada bulan Juni 2026 yang lalu menjadi sebesar 3,67% di bulan Juli 2026.

“Demikian juga dengan daging ayam ras ya, dari [inflasi] Juni 5,73% turun menjadi 4,47% dan bahan bakar rumah tangga [mencatatkan inflasi di bulan] Juni  3,79% dan turun menjadi 3,67% pada Juli tahun 2026,” kata Ateng.