VKTR merupakan perusahaan produsen kendaran listrik yang dikhususkan untuk keperluan komersial seperti truk dan bus didirikan pada 2022. Perusahaan itu sebelumnya bernama PT Bakrie Steel Industries pada 2007 yang bergerak sebagai distributor kendaran komersial dan komponen logam.
Melansir laman resminya, pada 2022, perusahaan bertranformasi dan beralih ke segmen transportasi rendah emisi, dengan fokus bisnis pada perdagangan dan manufaktur kendaraan komersial listrik.
Perusahaan dimiliki konglomerat ternama Indonesia, Bakrie Grup melalui PT Bakrie and Brothers Tbk yang menggenggam sebanyak 24,4% saham perseroan dan PT Bakrie Metal Industries yang menggenggam sebanyak 14,43%.
Pada 19 juni 2023, perusahaan memutuskan untuk melantai di Bursa Saham Indonesia dengan harga penawaran sebesar Rp100/saham. Total jumlah saham yang ditawarkan sebanyak 8.750.000.000. Dengan demikian, perusahaan meraup dana sebesar Rp875 miliar.
Pada 2024, perusahaan mulai mengirimkan sebanyak 20 bus komersial untuk Transjakarta sebanyak 20 unit. Perusahaan juga telah menjalin kolaborasi dengan sejumlah merek otomotif ternama seperti Komatsu, Mistubshi Fuso, hingga Toyota.
Saat ini, perusahaan tercatat telah memiliki sejumlah kendaraan komersil bus listrik Tidar; Carstenz; Arjuno; Ijen. Sementara untuk truk seperti Musi, Progo, Ombilin, Indragiri, Kapuas, dan Sambas.
Perusahaan juga tercatat memproduksi alat berat berbasis listrik seperti forklift listrik, electric loader, dan juga dump truck listrik.
Adapun pada kesempatan sebelumnya, BPI Danantara memastikan peluncuran motor listrik nasional yang akan dilakukan oleh Presiden Prabowo Subianto merupakan desain insinyur dalam negeri dan merupakan merek baru.
"Nanti akan ada merek baru dan desainnya by Indonesian engineers, desain dari kita. Desain dan production dari kita," kata Chief Technology Officer (CTO) Danantara Sigit Puji Santosa ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan, Rabu (22/7/2026).
Sementara itu, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin diketahui melakukan peninjauan ke kawasan industri kendaraan listrik nasional di Kabupaten Subang, Jawa Barat, Selasa (21/6/2026).
Dalam unggahan media sosialnya, Sjafrie menekankan bahwa kawasan tersebut dirancang sebagai ekosistem manufaktur terpadu untuk mendukung produksi Mobil dan Motor listrik nasional yang dilengkapi dengan fasilitas baterai, pusat penelitian, dan pengembangan, pengujian kendaraan, jaringan logistik kereta api, serta berbagai industri pendukung.
"Pembangunan ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat kemandirian industri, penguasaan teknologi, penciptaan lapangan kerja, dan pelaksanaan ekonomi nasional berdasarkan Pasal 33 UUD 1945," ujarnya.
(ain)






























