Logo Bloomberg Technoz

Erlyn menjelaskan hingga saat ini belum ada rencana penarikan personel yang telah bergantian melaksanakan pengamanan sejak bentrokan pertama terjadi pada Minggu siang. 

Pengamanan tetap diperketat menyusul adanya potensi serangan balasan dari rekan korban yang meninggal dunia pada bentrokan tersebut pada Minggu malam hingga Senin dini hari. Erlyn mengatakan personel akan tetap disiagakan hingga situasi benar-benar dipastikan aman dan kondusif.

Meski pengamanan diperketat, kondisi di sekitar Jalan Tambak maupun Jalan Matraman Raya pada Senin pagi terpantau aman dan kondusif.

Sebelumnya, bentrokan antara sekelompok pemuda yang menempati lahan kosong di Jalan Tambak I dengan warga terjadi sekitar pukul 10.00 WIB pada Minggu (26/07/2026). Peristiwa tersebut mengakibatkan seorang pria berinisial K (23) meninggal dunia, sementara seorang lainnya berinisial DS mengalami luka-luka dan masih menjalani perawatan intensif.

Dalam penanganan perkara tersebut, kepolisian telah mengamankan tiga orang yang diduga terlibat dalam aksi penganiayaan saat bentrokan berlangsung, masing-masing berinisial S, T, dan U. Ketiganya saat ini menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Hingga kini, penyidik masih mendalami penyebab bentrokan dengan memeriksa sejumlah pihak yang diduga terlibat serta mengumpulkan alat bukti guna mengungkap secara menyeluruh rangkaian peristiwa tersebut.

Berdasarkan informasi, keributan dipicu ketika dua orang yang mengendarai sepeda motor melintas di depan gerobak pedagang nasi uduk milik Rusdi sambil menggeber kendaraannya. Suara bising knalpot tersebut kemudian memicu teguran dari pedagang dan warga sekitar. 

Teguran tersebut berujung pada perselisihan. Kedua pengendara kemudian kembali bersama sejumlah rekannya dan melakukan perusakan terhadap gerobak nasi uduk. Tidak terima dengan tindakan tersebut, sekelompok warga mendatangi kelompok pelaku sehingga bentrokan antarkelompok pun tidak dapat dihindari.

(dov/frg)

No more pages