Kepala administrasi Gironde, Sophie Brocas, mengingatkan warga yang enggan meninggalkan rumahnya. Menurutnya, lebih dari 32 ribu hektare lahan telah terbakar dan sekitar 140 rumah hancur. Ia menggambarkan kobaran api sebagai "raksasa rakus yang dapat bergerak sangat cepat."
Kementerian Pertahanan Prancis mengumumkan pengerahan 1.500 personel militer mulai Sabtu malam untuk melindungi warga dan harta benda. Pesawat angkut militer Airbus A400M juga dikerahkan guna membantu operasi pemadaman.
Banyak warga yang dievakuasi ditempatkan di gedung olahraga milik pemerintah daerah sebagai langkah antisipasi, terutama untuk menghindari paparan asap pekat.
Dampak kebakaran juga memengaruhi ajang olahraga. Etape terakhir balap sepeda Tour de France yang dijadwalkan berlangsung Minggu dipersingkat agar lebih banyak personel keamanan dapat dialihkan membantu penanganan kebakaran, menurut pernyataan bersama Kepolisian Paris dan penyelenggara Tour de France di platform X.
Sebagai bentuk solidaritas nasional terhadap wilayah terdampak, rute etape terakhir yang semula menghubungkan Thoiry dan Paris diubah. Jarak balapan dipangkas menjadi 89 kilometer dari rencana awal 133 kilometer.
Di Spanyol, sekitar 30.000 orang dievakuasi dari Provinsi Ávila dan wilayah di sebelah barat Madrid. Sebelumnya, hingga Jumat malam, sekitar 63.000 orang telah dievakuasi atau diminta tetap berada di dalam rumah. Otoritas memperkirakan dua kebakaran besar di kawasan tersebut pada akhirnya akan bergabung menjadi satu.
Pemerintah Kota Madrid menutup sebagian taman-taman utama dan meminta masyarakat menjauhi pepohonan karena prakiraan angin kencang. Hingga saat ini belum ada korban jiwa yang dilaporkan.
Perdana Menteri Spanyol Pedro Sánchez mengatakan prioritas pemerintah adalah menyelamatkan nyawa warga dan melindungi kawasan permukiman. Berbicara di Desa Cenicientos, sekitar 80 kilometer dari Madrid, ia memperingatkan bahwa arah angin yang sulit diprediksi membuat beberapa jam ke depan akan menjadi masa yang sangat menantang.
Sistem pemantauan kualitas udara Madrid mencatat penurunan tajam kualitas udara di bagian barat kota pada Sabtu pagi. Bau asap bahkan tercium hingga kawasan Istana Kerajaan di pusat kota.
Uni Eropa turut mengirimkan bantuan. Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen mengatakan lima pesawat dan dua helikopter dari armada tanggap bencana Uni Eropa telah dikerahkan ke Prancis, sementara empat pesawat lainnya dijadwalkan tiba di Spanyol pada Sabtu. Program pemantauan bumi Copernicus juga menyediakan pemetaan darurat untuk mendukung penanganan kebakaran di kedua negara.
Prancis dan Spanyol menjadi pusat musim kebakaran hutan di Eropa tahun ini. Musim kebakaran dimulai lebih awal dari biasanya dan memburuk dalam beberapa pekan terakhir akibat gelombang panas beruntun yang mengeringkan vegetasi sehingga api lebih mudah menyebar. Sebelum akhir pekan, lebih dari 329.000 hektare lahan di seluruh Eropa telah terbakar, merusak lahan pertanian dan mengganggu transportasi.
Di wilayah barat daya Madrid, kebakaran yang telah menghanguskan lebih dari 9.000 hektare masih aktif dan belum terkendali. Setelah mencapai puncaknya pada Jumat sore, tiga titik api yang sebelumnya terpisah kini menyatu menjadi satu kebakaran besar yang terus meluas di luar kapasitas pengendalian otoritas setempat.
Kebakaran di Spanyol juga telah melintasi kompleks NASA di Robledo de Chavela, salah satu dari tiga lokasi jaringan NASA Deep Space Network di dunia, serta sebuah biara abad ke-12 di Pelayos de la Presa. Api kini bergerak menuju kota El Escorial dan San Lorenzo de El Escorial yang berpenduduk sekitar 36.000 jiwa, serta kompleks Istana El Escorial, bangunan bergaya Renaisans terbesar di dunia yang dibangun pada abad ke-16.
Sehari sebelumnya, otoritas Prancis telah memerintahkan evakuasi sekitar 110.000 penduduk dan wisatawan ketika kebakaran mengancam Cap Ferret, kawasan wisata populer di sebelah barat Bordeaux.
Menurut pejabat setempat, kebakaran di Departemen Gironde telah menghanguskan sekitar 30.000 hektare lahan dan membakar sejumlah rumah. Sementara itu, di Departemen Landes yang berada lebih jauh ke selatan, kebakaran melalap sekitar 2.600 hektare dan memaksa lebih dari 23.000 orang mengungsi.
Berdasarkan data European Forest Fire Information System, pekan lalu menjadi periode terburuk kebakaran hutan di Spanyol sepanjang tahun ini. Hingga saat ini, sekitar 140.000 hektare lahan telah terbakar di negara tersebut, lebih dari tiga kali lipat rata-rata dalam dua dekade terakhir.
Para ilmuwan menyebut perubahan iklim memperparah periode cuaca panas ekstrem di Eropa, yang merupakan benua dengan laju pemanasan tercepat di dunia. Rekor suhu tinggi dan kekeringan telah memicu awal musim kebakaran hutan global yang terburuk, sementara berkembangnya fenomena El Niño diperkirakan dapat memperburuk kondisi pada sisa musim panas tahun ini.
(bbn)































