Logo Bloomberg Technoz

Aspermigas Desak Pemisahan NGL dalam Target Lifting Minyak 2027

Sabrina Mulia Rhamadanty
10 September 2026 11:10

Label Kondensat Cair Gas Alam (NGL) di bekas hanggar di Floyd Bennett Field./Bloomberg-Victor J. Blue
Label Kondensat Cair Gas Alam (NGL) di bekas hanggar di Floyd Bennett Field./Bloomberg-Victor J. Blue

Bloomberg Technoz, Jakarta – Asosiasi Perusahaan Minyak dan Gas Nasional (Aspermigas) meminta pemerintah memisahkan komoditas natural gas liquid (NGL) dari porsi perhitungan target lifting minyak bumi sebanyak 612.500 barel per hari (bph) pada 2027.

Ketua Umum Aspermigas Moshe Rizal menegaskan NGL tidak boleh lagi digabungkan ke dalam komponen produksi siap jual minyak mentah.

Dia menjelaskan NGL diproses melalui fasilitas pengolahan atau kilang—seperti gas minyak cair atau liquefied petroleum gas (LPG)—sehingga sifatnya berbeda dari minyak mentah yang diambil langsung dari dalam bumi.


Lifting minyak mentah itu harus dipisahkan dari NGL. Sebelum menteri [ESDM] yang sekarang, NGL itu dari dulu tidak masuk [perhitungan lifting minyak] karena memang tidak masuk komponen [lifting minyak],” kata Moshe saat dihubungi, Kamis (10/9/2026).

dok. Pertamina Hulu Energi

Moshe juga mencatat data produksi NGL dalam negeri cenderung stagnan di kisaran 50.000 hingga 80.000 bph, sementara tren produksi minyak mentah justru terus menurun dalam 10—11 bulan terakhir.