Berdasarkan informasi yang dihimpun, Tulus Santoso merupakan Anggota KPI Pusat periode 2022-2025. Pendidikan terakhirnya adalah Doktor Bidang Ilmu Administrasi Publik di Universitas Padjadjaran pada 2025. Dia pernah menjadi Tenaga Ahli Anggota Komisi I DPR.
Selanjutnya, Andi Sukmono merupakan pria dengan pendidikan terakhir S2 Manajemen Komunikasi Politik di Universitas Indonesia. Saat ini, dia merupakan Direktur Pelaksana di PT Visi Inteligensia Progresif. Dia memiliki sejumlah pengalaman di media, misalnya menjadi pemimpin redaksi di KahmiTV pada 2022-2024 dan Rilis.ID pada 2017-2020.
Sementara, Fuji Samantha memiliki pendidikan terakhir S2 Magister Ilmu Komunikasi Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama). Saat ini, dia merupakan Tenaga Ahli Anggota DPR RI sejak 2015. Dia juga memiliki pengalaman sebagai dosen, misalnya di Universitas Ibnu Chaldun Jakarta dan Universitas Mercu Buana Jakarta.
Pendidikan terakhir Widhi Kurniawan adalah S1 hukum di Universitas Indonesia. Saat ini, dia menjabat sebagai Kepala Stasiun Luar Negeri Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia. Dia juga memiliki berbagai pengalaman sebagai Kepala RRI di berbagai daerah, mulai dari Lhokseumawe hingga Bandung.
Selain itu, Aliyah memiliki pendidikan terakhir S2 Linguistics di University of Malaya. Dia merupakan Komisioner KPI 2023-2026. Dia juga pernah menjabat sebagai Tenaga Ahli Fraksi DPR RI (2015-2019) dan MPR RI (2020-2023).
Evri Rizqi Monarshi memiliki pendidikan terakhir S2 Dakwah dan Ilmu Komunikasi di Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah. Saat ini, dia merupakan petahana atau Anggota Komisi Penyiaran Indonesia.
Pendidikan terakhir Analisa adalah S2 Akuntansi di Universitas Islam Indonesia dan saat ini menjabat sebagai Koordinator Bidang PKSP di Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Provinsi Kalimantan Selatan.
Amin Shabana memiliki pendidikan S2 di Universitas Indonesia. Dia saat ini menjabat sebagai Komisioner Bidang Kelembagaan di Komisi Penyiaran Indonesia Pusat.
Terakhir, Muhammad Hasrul Hasan memiliki pendidikan terakhir S2 Manajemen di Universitas Muhammadiyah Makassar. Saat ini, dia merupakan Koordinator Bidang Pengembangan Kebijakan dan Sistem Penyiaran di Komisi Penyiaran Indonesia Pusat.
(dov/frg)

































