Logo Bloomberg Technoz

Akhir pekan lalu, AS menyerang wilayah selatan Iran di mana enam jembatan jadi ‘korban’ serangga tersebut. Media Iran juga melaporkan ada serangan di Kota Bushehr (Provinsi Lorestan).

Iran pun membalas. Teheran menyerang basis militer AS di Kuwait, Yordania, Bahrain, dan Oman.

Konflik di Timur Tengah membuat harga minyak melejit. Pekan lalu, harga minyak jenis brent meroket hampir 16%.

Jika harga energi terus melambung, maka dunia akan terancam mengalami lonjakan inflasi. Hal yang tentu akan direspons oleh bank sentral di berbagai negara dengan pengetatan kebijakan moneter melalui kenaikan suku bunga acuan.

“Eskalasi akan membuat proyeksi kenaikan suku bunga acuan oleh The Fed (Federal Reserve, bank sentral AS) terus ada,” ujar Ryan McKay, Senior Commodity Strategist TD Securities, seperti dikutip dari Bloomberg News.

Mengutip CME FedWatch, peluang kenaikan suku bunga acuan di Negeri Paman Sam sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 3,75-4% pada bulan ini adalah 14,4%. Namun dalam rapat September, kemungkinannya sudah 53,5%.

Peluang Federal Funds Rate September 2026 (Sumber: CME FedWatch)

Emas adalah aset yang tidak memberikan imbal hasil (non-yielding asset). Memegang emas menjadi kurang menguntungkan saat suku bunga tinggi.

Analisis Teknikal

Jadi bagaimana perkiraan harga emas untuk minggu ini? Apakah bisa bangkit atau makin terjepit?

Secara teknikal dengan perspektif mingguan (weekly time frame), emas terbenam di zona bearish. Terlihat dari Relative Strength Index (RSI) 14 hari yang sebesar 36. RSI di bawah 50 menandakan suatu aset sedang dalam posisi bearish.

Namun indikator Stochastic RSI 14 hari sudah menyentuh nol. Paling rendah, sangat jenuh jual (oversold).

Untuk perdagangan pekan ini, harga emas sebenarnya berpotensi naik. Cermati pivot point di US$ 4.033/troy ons.

Dari situ, harga emas kemungkinan akan menguji Moving Average (MA) 5 di US$ 4.079/troy ons. Penembusan di titik ini bisa saja mengerek harga ke rentang US$ 4.096-4.196/troy ons.

Target paling optimistis ada di US$ 4.270/troy ons.

Namun kalau harga emas turun lagi, maka US$ 4.002/troy ons bisa menjadi support terdekat. Support lanjutan ada di kisaran US$ 3.971-3.870/troy ons.

Target paling pesimistis adalah US$ 3.733/troy ons.

(aji)

No more pages