Logo Bloomberg Technoz

Perkembangan ini membuat harga minyak dunia kembali melambung. Kemarin, harga minyak jenis brent ditutup meroket 10,72% ke US$ 84,17/barel.

Saat dunia dibayangi risiko inflasi tinggi akibat kenaikan harga energi, maka bank sentral di berbagai negara sulit untuk tidak mengetatkan kebijakan moneter melalui kenaikan suku bunga acuan. Salah satunya adalah bank sentral paling berpengaruh di dunia, Federal Reserve dari AS.

Mengutip CMEFedWatch, probabilitas kenaikan suku bunga acuan di Negeri Paman Sam sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 3,75-4% dalam rapat September adalah 51,3%. Sepekan lalu, kemungkinannya masih 46,2%.

Emas adalah aset yang tidak memberikan imbal hasil (non-yielding asset). Memegang emas menjadi kurang menguntungkan saat suku bunga tinggi.

“Tensi geopolitik yang kembali meningkat kembali mempengaruhi pasar emas yang rentan. Kecuali ketegangan di Selat Hormuz mereda, maka kenaikan harga minyak akan menekan harga emas pekan ini,” tegas Hebe Chen, Analis Vantage Markets yang berbasis di Melbourne (Australia), seperti dikutip dari Bloomberg News.

Harga Emas di Pasar Spot (Sumber: Bloomberg)

Analisis Teknikal

Lantas bagaimana prediksi gerak harga emas untuk hari ini, Selasa (14/7/2026)? Berapa saja target yang perlu dicermati?

Secara teknikal dengan perspektif harian (daily time frame), emas terbenam di zona bearish. Terlihat dari Relative Strength Index (RSI) 14 hari yang sebesar 37. RSI di bawah 50 menandakan suatu aset sedang dalam posisi bearish.

Lalu indikator Stochastic RSI 14 hari berada di 32. Juga menghuni area jual (long) yang kuat.

Untuk perdagangan hari ini, harga emas sejatinya berpeluang naik. Koreksi yang sudah lumayan dalam bisa membuka peluang terjadinya technical rebound.

Cermati pivot point di US$ 4.085/troy ons. Dari sini, harga emas berpotensi mengetes resisten US$ 4.101/troy ons yang merupakan Moving Average (MA) 10.

Target resisten lanjutan ada di rentang US$ 4.106-4.116/troy ons. Target paling optimistis adalah US$ 4.134/troy ons.

Namun andai harga emas malah turun lagi, maka US$ 3.952-3.934/troy ons bisa menjadi support terdekat. Penembusan di level tersebut berisiko melongsorkan harga ke kisaran US$ 3.8-96-3.841/troy ons.

(aji)

No more pages