Logo Bloomberg Technoz

Reli Saham Teknologi AS Beri Sentimen Positif bagi Bursa Asia

News
07 July 2026 06:50

Bursa Asia. (Dok: Bloomberg)
Bursa Asia. (Dok: Bloomberg)

Rob Verdonck - Bloomberg News

Bloomberg, Bursa saham di Asia bersiap bergerak menguat tipis setelah reli pada sejumlah saham raksasa teknologi Amerika Serikat (AS) kembali membangkitkan kepercayaan pasar bahwa tren penguatan (bullish) yang digerakkan oleh sektor kecerdasan buatan (AI) masih memiliki ruang untuk melaju.

Kontrak berjangka (futures) indeks saham mengindikasikan pembukaan pasar yang positif di Tokyo dan Hong Kong. Sektor semikonduktor serta Indeks Kospi di Korea Selatan diprediksi akan menjadi pusat perhatian utama hari ini, menyusul rilis laporan laba Samsung Electronics Co yang berhasil melampaui estimasi pasar, serta langkah SK Hynix Inc yang resmi memulai proses pemasaran formal untuk pencatatan saham perdana (listing) mereka di bursa AS.


Sentimen investor di Asia ikut terdongkrak oleh pemulihan saham teknologi di Wall Street, di mana indeks S&P 500 ditutup naik 0,7% dan indeks Nasdaq 100 melesat 1,3%. Selain itu, indeks acuan untuk produsen cip di AS juga ikut menanjak 2,2%, sekaligus memutus tren penurunan yang sempat terjadi selama dua hari berturut-turut.

Di sektor komoditas, minyak mentah jenis West Texas Intermediate (WTI) tertahan dalam tren pelemahan seiring adanya indikasi kelebihan pasokan (oversupply) yang kian nyata. Kondisi ini dipicu oleh kebijakan Arab Saudi yang memangkas harga jual minyaknya serta aktivitas lalu lintas kapal tanker di Selat Hormuz yang kian padat. Sementara itu sepanjang sesi perdagangan di New York, surat utang pemerintah AS (Treasuries) jangka pendek bergerak naik tipis. Di sisi lain, nilai tukar yen terpantau stabil di kisaran 162,08 per dolar AS, meskipun dana lindung nilai (hedge funds) mencatatkan posisi paling negatif terhadap mata uang Jepang tersebut sejak tahun 2007.

Produsen cip naik setelah aksi jual beruntun. (Sumber: Bloomberg)