Logo Bloomberg Technoz

Singapura Garap PLTS Morowali, ESDM Akui Sulawesi Kurang Listrik

Sabrina Mulia Rhamadanty
07 July 2026 08:00

Sebuah robot menangani panel surya di jalur produksi modul di fasilitas manufaktur REC Solar ASA di Singapura./Bloomberg-Nicky Loh
Sebuah robot menangani panel surya di jalur produksi modul di fasilitas manufaktur REC Solar ASA di Singapura./Bloomberg-Nicky Loh

Bloomberg Technoz, Jakarta – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyambut positif rencana Perdana Menteri (PM) Singapura Lawrence Wong untuk membangun pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Morowali, Sulawesi Tengah.

Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM Eniya Listiyani Dewi mengakui Pulau Sulawesi saat ini masih kekurangan pasokan listrik, sehingga proyek ini dinilai dapat menjadi solusi strategis untuk mengatasi isu defisit tersebut.

"Bagus lah. Sulawesi itu kan kekurangan listrik," ujar Eniya saat ditemui oleh awak media di kantor Kementerian ESDM, Senin (6/7/2026).


Menurut Eniya, kondisi kelistrikan di Pulau Sulawesi saat ini belum merata. Wilayah Sulawesi Utara dan Gorontalo (Sulutgo) saat ini mengalami surplus atau kelebihan pasokan listrik.

Sebaliknya, wilayah selatan Sulawesi—termasuk Morowali — yang menjadi pusat industri justru masih mengalami defisit pasokan listrik.