Logo Bloomberg Technoz

Dalam 12 bulan ke depan, Citi memasang target harga saham BBRI mencapai Rp4.400 per saham. Yang dengan saat ini harga saham BBRI ada di Rp2.790 per saham. Artinya, ada potensi kenaikan hingga lebih dari 57%.

Serupa, Phintraco Sekuritas dengan analis Nurwachidah turut menuturkan hal serupa, mempertahankan rekomendasi buy dengan target harga mencapai Rp4.280 per saham.

“Penilaian tersebut didasarkan pada Dividend Discount Model (DDM) dan valuasi relatif,” sebut riset Phintraco Sekuritas.

Pada rentang harga saham Bank BRI saat ini tengah diperdagangkan dengan Price to Book Value (PBV) yang masih berada di bawah +1 standar deviasi dari rata-rata PBV dalam lima tahun, yang sebesar 1,38x, dinilai relatif menarik.

Selanjutnya rekomendasi datang dari MNC Sekuritas, analis Victoria Venny menilai valuasi saham perbankan saat ini, termasuk BBRI, telah mencerminkan sebagian besar risiko. 

“Selain itu, dividend yield yang berada pada level yang amat menarik secara historis, serta prospek kualitas kredit yang tetap stabil, memberikan faktor pendukung yang kuat bagi prospek saham–saham perbankan,” terang MNC Sekuritas, mengutip Senin (6/7/2026).

Dalam 12 bulan ke depan, MNC Sekuritas menyematkan target harga saham BBRI dapat mencapai Rp4.050/saham.

Adapun berdasarkan konsensus Bloomberg yang melibatkan 36 analis, 27 di antaranya menyematkan rekomendasi buy/ beli saham BBRI. Sedang ada 7 yang memberi rekomendasi tahan (hold) dan hanya dua yang menyarankan jual.

Konsensus pasar menghasilkan target harga saham BBRI dalam 12 bulan ke depan adalah Rp3.789/saham. Artinya ada potensi keuntungan hingga 35,8% point–to–point.

(fad/naw)

No more pages