Selain itu, terdapat 6 surat utang seri FR. Berikut rinciannya:
- FR0109: Jatuh tempo 15 maret 2031. kupon 5,875%
- FR0108: Jatuh tempo 15 April 2036. kupon 6,5%
- FR0106: Jatuh tempo 15 Agustus 2040. kupon 7,125%
- FR0107: Jatuh tempo 15 Agustus 2045. kupon 7,125%
- FR0102: Jatuh tempo 15 Juli 2054. kupon 6,875%
- FR0105: Jatuh tempo 15 Juli 2064. kupon 6,875%
Penjualan SUN tersebut akan dilaksanakan dengan menggunakan sistem pelelangan yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia. Lelang bersifat terbuka (open auction), menggunakan metode harga beragam (multiple price).
Pemenang lelang yang mengajukan penawaran pembelian kompetitif (competitive bids) akan membayar sesuai dengan yield yang diajukan. Pemenang lelang yang mengajukan penawaran pembelian non-kompetitif (non-competitive bids) akan membayar sesuai dengan yield rata-rata tertimbang (weighted average yield) dari penawaran pembelian kompetitif yang dinyatakan menang.
Pemerintah memiliki hak untuk menjual kesembilan seri SUN tersebut lebih besar atau lebih kecil dari jumlah indikatif yang ditentukan. SUN yang akan dilelang mempunyai nominal per unit sebesar Rp1 juta.
Dealer utama lelang SUN ini antara lain: Citibank N.A, Deutsche Bank AG, PT Bank HSBC Indonesia, PT Bank Central Asia, Tbk, PT Bank Danamon Indonesia Tbk, PT Bank Maybank Indonesia Tbk, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank OCBC NISP Tbk, PT Bank Panin Tbk, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank Permata Tbk, PT Bank CIMB Niaga Tbk, PT Bank ANZ Indonesia, Standard Chartered Bank, JP Morgan Chase Bank N.A, PT BRI Danareksa Sekuritas, PT Mandiri Sekuritas, PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.
(lav)


























