Logo Bloomberg Technoz

Penyebab Mayoritas Yield SUN Naik Hari Ini

Redaksi
01 July 2026 10:57

Ilustrasi Pasar Obligasi (Diolah)
Ilustrasi Pasar Obligasi (Diolah)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Aksi jual mewarnai pasar surat utang negara (SUN) pada sesi perdagangan hari Rabu (1/7/2026), tercermin dari kenaikan imbal hasil (yield) di mayoritas tenor, terutama pada tenor pendek dan menengah. 

Melansir data Bloomberg pada 10:10 WIB, yield 1 tahun mengalami kenaikan paling tajam sebesar 8,7 basis poin (bps) menjadi 7,29%. Kenaikan ini menandai posisi tertingginya sejak September 2018. 

Yield SUN tenor 1 tahun melonjak ke level tertinggi sejak September 2018. (Bloomberg)

Kenaikan juga terjadi pada tenor 2 tahun yang naik 2,3 bps ke 7,23%, tenor 5 tahun bertambah 3 bps menjadi 7,12%, serta tenor acuan meningkat 2,4 bps ke level 7,18%. 


Di sisi lain, tekanan jual mereda pada beberapa tenor panjang. Yield tenor 20 tahun turun 3,9 bps jadi 7,18%, disusul tenor 13 tahun yang turun 2,2 bps ke 7,291% dan tenor 15 tahun melemah 1,6 bps menjadi 7,21%.

Pasar obligasi pemerintah RI pada Rabu (1/7/2026). (Bloomberg)

Pergerakan ini menggambarkan investor masih mempertahankan minat terhadap obligasi jangka panjang, meski sentimen jangka pendek masih diliputi ketidakpastian.