Logo Bloomberg Technoz

Di sisi lain, pasar obligasi dolar AS Indonesia (INDON) cenderung stabil. Setelah yield tenor 10 tahun melonjak 5,2 bps menjadi 5,45% pada perdagangan sebelumnya, hari ini yield kembali turun tipis ke 5,40%. 

Pergerakan surat utang pemerintah berdenominasi dolar AS ini menunjukkan pelaku pasar global mulai merespons positif meredanya ekspektasi kenaikan suku bunga lanjutan oleh The Fed. Data ketenagakerjaan AS yang lebih lemah dari perkiraan mendorong penurunan pada yield US Treasury, dan ikut mengurangi tekanan pada obligasi di pasar negara berkembang. 

Lionel Priyadi, Fixed Income & Macro Strategist Mega Capital Sekuritas, memperkirakan yield SUN tenor 10 tahun akan berkonsolidasi dan turun ke rentang 7,1-7,15% pada sesi perdagangan hari ini. 

(dsp)

No more pages