Riset RUKKI: Pengeluaran Rokok Anak Tembus Rp4,5 Triliun Setahun
Dinda Decembria
03 July 2026 14:10

Bloomberg Technoz, Jakarta - Peneliti Ruang Kebijakan Kesehatan Indonesia (RUKKI) Foundation, Ridhwan Fauzi, mengungkapkan bahwa total pengeluaran anak usia 13–17 tahun untuk membeli rokok di Indonesia diperkirakan mencapai Rp4,49 triliun atau sekitar Rp4,5 triliun dalam setahun.
Temuan tersebut menunjukkan besarnya beban ekonomi akibat konsumsi rokok pada kelompok usia remaja.
Ridhwan menjelaskan, perhitungan tersebut didasarkan pada jumlah populasi anak usia 13–17 tahun pada 2025 yang mencapai sekitar 22 juta jiwa, dengan prevalensi perokok anak sebesar 9,2% berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI). Dari angka tersebut, diperkirakan terdapat sekitar 2 juta anak yang menjadi perokok aktif.
"Hasil perhitungan kami menunjukkan bahwa total pengeluaran rokok anak secara keseluruhan sekitar Rp4,49 triliun atau sekitar Rp4,5 triliun," kata Ridhwan di Jakarta Pusat, dikutip Jumat (3/7).
Menurutnya, pengeluaran terbesar justru berasal dari kelompok ekonomi bawah. Kelompok kuintil 1 atau masyarakat dengan tingkat kesejahteraan terendah diperkirakan menghabiskan sekitar Rp851 miliar, sementara kuintil 2 mencapai Rp927 miliar. Sebaliknya, kelompok kuintil 5 atau ekonomi tertinggi hanya mengeluarkan sekitar Rp627 miliar.

























