Logo Bloomberg Technoz

Indonesia Top Companies Recognition 2026

HashMicro Tegaskan Posisi Pelopor AI-Native Software Asia Pasifik


HashMicro meraih penghargaan dalam acara Indonesia Top Companies Recognition di Jakarta, Senin (29/6/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
HashMicro meraih penghargaan dalam acara Indonesia Top Companies Recognition di Jakarta, Senin (29/6/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - HashMicro kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu perusahaan enterprise software terdepan di Asia Pasifik dengan meraih penghargaan "AI Business Software of The Year." Penghargaan ini diberikan sebagai pengakuan atas inovasi HashMicro dalam menghadirkan AI-native business software, sebuah pendekatan baru yang menempatkan kecerdasan buatan sebagai fondasi utama sistem bisnis, bukan sekadar fitur pelengkap.

Seiring meningkatnya adopsi AI di dunia usaha, banyak perusahaan masih mengandalkan software konvensional yang hanya menambahkan chatbot atau fitur AI pada sistem yang sudah ada. HashMicro menghadirkan pendekatan yang berbeda melalui AI-native software, di mana AI terintegrasi langsung ke dalam proses bisnis sehingga mampu memahami konteks operasional, memberikan rekomendasi, hingga membantu mengeksekusi pekerjaan secara proaktif.

Inovasi tersebut diwujudkan melalui HashMicro X, platform AI-native yang mengintegrasikan kecerdasan buatan ke seluruh modul bisnis, mulai dari keuangan, pengadaan, manufaktur, inventaros, penjualan, hingga sumber daya manusia. Dengan AI yang tertanam di setiap workflow, perusahaan dapat mengotomatisasi proses operasional, memperoleh insight secara real-time, serta mengambil keputusan yang lebih cepat dan akurat tanpa harus berpindah antar sistem.


Melengkapi platform tersebut, HashMicro juga menghadirkan Hashy OS, sebuah AI Operating System yang memungkinkan perusahaan bekerja bersama AI coworkers dalam satu workspace terpadu. Hashy OS menghadirkan pengalaman kerja berbasis percakapan yang memungkinkan pengguna berinteraksi dengan sistem menggunakan natural language untuk mencari informasi, menjalankan tugas, maupun mengoordinasikan pekerjaan lintas divisi. Didukung Nexus sebagai integrated enterprise intelligence, konektivitas melalui MCP (Model Context Protocol), serta Hashy Apps untuk membangun aplikasi AI sesuai kebutuhan bisnis, Hashy OS menjadikan AI sebagai bagian dari cara perusahaan beroperasi setiap hari.

Beberapa kapabilitas utama yang menjadi dasar inovasi HashMicro meliputi:

  • AI-Native Business Software – AI tertanam langsung di dalam sistem sehingga mampu memahami konteks bisnis, memberikan rekomendasi, dan membantu menjalankan proses operasional secara otomatis.

  • AI Coworkers – Agen AI yang dapat membantu berbagai fungsi bisnis, mulai dari menganalisis data, menjawab pertanyaan, hingga mengeksekusi pekerjaan secara mandiri.

  • Hashy Apps – Platform low-code untuk membangun aplikasi AI yang disesuaikan dengan kebutuhan bisnis, memungkinkan perusahaan menciptakan solusi baru tanpa harus mengembangkan sistem dari nol.

  • Open AI Ecosystem – Melalui MCP (Model Context Protocol), perusahaan dapat menghubungkan AI dengan berbagai aplikasi, layanan, dan sumber data sehingga AI dapat bekerja lintas sistem dalam satu ekosistem yang terintegrasi.