Harga Emas Tertinggi dalam Seminggu Lebih, Jual atau Beli?
Hidayat Setiaji
03 July 2026 06:59

Bloomberg Technoz, Jakarta - Harga emas dunia melesat pada perdagangan kemarin. Rilis data ketenagakerjaan di Amerika Serikat (AS) jadi pendongkrak harga sang logam mulia.
Pada Kamis (2/7/2026), harga emas dunia di pasar spot ditutup di US$ 4.126,6/troy ons. Melonjak 2,36% dibandingkan hari sebelumnya dan menjadi yang tertinggi sejak 22 Juni atau lebih dari sepekan terakhir.
Harga emas pun sukses naik dua hari beruntun. Selama dua hari tersebut, harga terangkat lebih dari 3%.
Kabar dari Negeri Paman Sam menjadi pengatrol harga emas. US Bureau of Labor Statistics mengumumkan, perekonomian AS menciptakan 57.000 lapangan kerja non-pertanian (non-farm payroll) sepanjang Juni. Jauh lebih sedikit ketimbang Mei yang mencapai 110.000 dan menjadi yang terendah dalam empat bulan terakhir.
Tekanan di pasar tenaga kerja sepertinya menjadi penghalang bagi bank sentral Federal Reserve untuk melakukan pengetatan kebijakan moneter yang agresif. Kemungkinan Gubernur Kevin Warsh dan sejawat belum menaikkan suku bunga dalam rapat bulan ini.



























