Logo Bloomberg Technoz

Warsh Sebut Risiko Inflasi AS Turun, Fokus ke Stabilitas Harga

News
02 July 2026 07:00

Kevin Warsh (Tierney L. Cross/Bloomberg)
Kevin Warsh (Tierney L. Cross/Bloomberg)

Enda Curran dan Catarina Saraiva - Bloomberg News

Bloomberg, Gubernur Federal Reserve (The Fed) Kevin Warsh menyatakan bahwa risiko kenaikan harga telah menunjukkan penurunan dalam beberapa pekan terakhir. Ia kembali menegaskan komitmennya untuk membawa inflasi kembali ke level target 2% yang ditetapkan oleh bank sentral AS tersebut.

"Ekspektasi inflasi selama empat minggu pertama periode ini telah turun, risiko inflasi juga telah berkurang," ujar Warsh pada hari Rabu (1/7) dalam Forum tahunan Bank Sentral Eropa (ECB) tentang Perbankan Sentral di Sintra, Portugal. Pernyataan ini memperkuat pesan yang ia sampaikan dalam konferensi pers pertamanya sebagai gubernur The Fed bulan lalu, di mana ia menegaskan bahwa bank sentral akan mewujudkan stabilitas harga.


Merespons pernyataan Warsh tersebut, imbal hasil (yield) obligasi AS (Treasury) tenor dua tahun langsung merosot ke level terendah dalam sesi perdagangan hari itu, bergerak di kisaran 4,15% pada pukul 10.25 pagi waktu New York.

Warsh memang tidak merinci indikator harga mana saja yang sedang ia pantau saat ini. Laporan terbaru untuk indikator inflasi acuan The Fed menunjukkan adanya lonjakan 4,1% dibandingkan tahun lalu, dengan inflasi inti—yang tidak memasukkan sektor pangan dan energi—naik sebesar 3,4%. Di sisi lain, harga energi dan bensin terpantau anjlok dalam beberapa pekan terakhir seiring langkah AS dan Iran yang tengah terlibat dalam pembicaraan damai.