Penyerapan Tenaga Kerja AS Melambat Tajam, Pasar Kerja Lesu
News
03 July 2026 06:30

Augusta Saraiva - Bloomberg News
Bloomberg, Laju penyerapan tenaga kerja di Amerika Serikat (AS) melambat tajam pada bulan Juni meskipun angka pengangguran terpantau menurun. Kondisi ini menahan sebagian momentum pertumbuhan lapangan kerja yang sempat tumbuh meyakinkan di awal tahun ini.
Data dari Biro Statistik Tenaga Kerja (BLS) yang dirilis pada hari Kamis (2/7) menunjukkan bahwa nonfarm payrolls hanya bertambah 57.000 pada bulan lalu. Ditambah lagi, adanya revisi penurunan angka untuk dua bulan sebelumnya kian mengurangi kuatnya laporan ketenagakerjaan yang sempat melonjak pada periode lalu. Di sisi lain, tingkat pengangguran turun ke posisi 4,2% yang dipicu oleh merosotnya angka partisipasi angkatan kerja.
Realisasi angka payroll tersebut meleset dari hampir seluruh estimasi dalam survei Bloomberg, kecuali satu prediksi. Hal ini mengindikasikan bahwa pasar tenaga kerja AS masih menghadapi tantangan berat terlepas dari adanya tanda-tanda penguatan dalam beberapa bulan terakhir. Meskipun pengeluaran konsumen sempat tangguh menghadapi guncangan energi akibat perang Iran, masyarakat AS terpantau masih pesimistis terhadap tingginya harga-harga barang. Faktor inilah yang dinilai membuat para pemberi kerja cenderung berhati-hati dalam menambah karyawan.
Penurunan ini terutama dipicu oleh merosotnya penyerapan tenaga kerja di sektor pariwisata dan perhotelan ke level terendah sejak 2020. Menurut pihak BLS, kondisi ini "mencerminkan lemahnya perekrutan musiman dari biasanya," setelah sempat mencatatkan kenaikan kuat pada bulan Mei. Padahal sebelum laporan ini dirilis, sejumlah ekonom memproyeksikan gelaran Piala Dunia FIFA yang dimulai bulan lalu bakal mendongkrak jumlah pekerja di sektor tersebut.




























