Logo Bloomberg Technoz

Di tengah ekspansi kredit yang agresif, Bank Mandiri tetap mampu menjaga kualitas aset pada level yang sangat sehat. Rasio kredit bermasalah atau Non-Performing Loan (NPL) gross tercatat hanya 1,02%, jauh lebih rendah dibandingkan rata-rata industri yang berada di kisaran 2,14%. Perseroan juga memiliki NPL Coverage Ratio sebesar 245%, memberikan bantalan yang kuat terhadap potensi risiko kredit di masa mendatang.

Selain itu, biaya kredit atau Cost of Credit (CoC) berhasil ditekan hingga 0,6%, menunjukkan efektivitas pengelolaan risiko yang tetap terjaga di tengah pertumbuhan pembiayaan yang tinggi. Fundamental permodalan Bank Mandiri juga berada pada level yang kuat, dengan rasio kecukupan modal (Capital Adequacy Ratio/CAR) sebesar 19,7%, jauh di atas ketentuan minimum Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebesar 8%.

Tak hanya fokus pada pertumbuhan bisnis, Bank Mandiri juga terus memperkuat komitmennya terhadap pembiayaan berkelanjutan. Hingga kuartal I-2026, portofolio pembiayaan berbasis ESG mencapai Rp320 triliun, tumbuh 8,8% secara tahunan. Dari jumlah tersebut, sekitar Rp167 triliun merupakan pembiayaan hijau (green financing), yang menempatkan Bank Mandiri sebagai salah satu pemimpin industri dengan penguasaan lebih dari 35% pangsa pasar pembiayaan hijau di Indonesia.

Konsistensi dalam memperluas pembiayaan produktif sekaligus mendukung agenda transisi menuju ekonomi berkelanjutan menjadi salah satu faktor yang memperkuat posisi Bank Mandiri di industri perbankan nasional. Strategi tersebut menunjukkan bahwa pertumbuhan bisnis dapat berjalan beriringan dengan pengelolaan risiko yang disiplin serta komitmen terhadap pembangunan yang berkelanjutan.

Apresiasi Top Company in Banking Expansion and Sustainability semakin menegaskan posisi PT Bank Mandiri (Persero) Tbk sebagai salah satu bank terbesar di Indonesia yang berhasil mengombinasikan pertumbuhan bisnis yang agresif, fundamental keuangan yang kuat, kualitas aset yang terjaga, serta kepemimpinan dalam mendorong pembiayaan hijau dan implementasi prinsip-prinsip keberlanjutan di sektor perbankan.

(tim)

No more pages