Logo Bloomberg Technoz

Trump Kantongi Rp466 M dari Bisnis Properti di Luar Negeri

News
01 July 2026 14:40

Donald Trump./dok. Bloomberg
Donald Trump./dok. Bloomberg

Annie Massa dan Tom Maloney - Bloomberg News

Bloomberg, Presiden AS Donald Trump menyatakan telah mengantongi pendapatan setidaknya US$26 juta (sekitar Rp466 miliar) dari serangkaian proyek properti baru di luar negeri. Angka ini menggambarkan bagaimana kekayaannya terus melonjak seiring langkah keluarganya yang gencar meluncurkan kesepakatan bisnis internasional pada periode kedua masa jabatannya.

Pemasukan tersebut, yang dirinci dalam dokumen pengungkapan finansial pada Selasa (30/6), mengalir dari berbagai kesepakatan baru yang dikejar oleh The Trump Organization di seluruh dunia, mulai dari Rumania hingga Uni Emirat Arab (UEA). Perusahaan tersebut melisensikan nama Trump untuk proyek-proyek real estate di Bukares (Rumania), Doha (Qatar), dan Al Raha Beach di Abu Dhabi (UEA). Pendapatan tambahan juga mengalir dari sejumlah unit bisnis yang sebelumnya tidak aktif di kota-kota India, seperti Gurugram, Noida, dan Pune.


Meskipun pendapatan dari sektor ini terbilang kecil jika dibandingkan dengan sumber pemasukan Trump lainnya, ekspansi real estat di luar negeri ini sangat menarik perhatian. Pasalnya, selama empat tahun pertama menjabat pada periode sebelumnya, bisnis keluarga Trump sempat menyatakan tidak akan mengambil kesepakatan baru di luar negeri demi menghindari potensi konflik kepentingan. Namun, The Trump Organization melonggarkan aturan internal tersebut khusus untuk periode kedua kepresidenan Trump.

"Baik presiden maupun keluarganya tidak pernah—dan tidak akan pernah—terlibat dalam konflik kepentingan," tegas Anna Kelly, juru bicara Gedung Putih. "Semua tindakan yang diambil oleh Presiden Trump dan pemerintahannya murni demi kepentingan terbaik rakyat Amerika."