Logo Bloomberg Technoz

Sesi I

IHSG Parkir di 5.838, Terbeban Saham-saham Ini

Muhammad Julian Fadli
29 June 2026 13:03

Karyawan di depan layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (26/11/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan di depan layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (26/11/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan Sesi I, Senin (29/6/2026), dengan pelemahan 0,97% ke posisi 5.838. Saham Allo Bank Indonesia (BBHI), PT ESSA Industries Indonesia Tbk (ESSA), hingga PT Pertamina Gas Negara Tbk (PGAS) jadi pemberat.

Sepanjang perdagangan Sesi I hari ini, IHSG terus melemah dan bertambah dalam. Rentang perdagangan terjadi pada level 5.942 sampai dengan titik terlemahnya 5.834.

IHSG Penutupan Sesi I pada Senin 29 Juni 2026 (Bloomberg)

Data Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan nilai perdagangan mencapai Rp4,02 triliun dari sejumlah 7,51 miliar saham yang ditransaksikan. Frekuensi mencapai 683 ribu kali kali diperjualbelikan.


Saham–saham keuangan, saham infrastruktur, dan saham barang baku menjadi pemicu pelemahan IHSG dengan tertekan mencapai 1,58%, 1,23%, dan 0,86%. Disusul oleh saham–saham konsumen non-primer yang melemah 0,36% dan saham energi minus 0,18%.

Pelemahan pada saham keuangan diperberat oleh amblesnya harga saham BBHI yang anjlok 5,91%, dan PT Sinar Mas Multiartha Tbk (SMMA) yang turun 4,22%. Serta saham PT BFI Finance Tbk (BFIN) melemah 2,61%.