Adapun 8.095 personel gabungan yang disiapkan terdiri dari:

1. 800 personel Mabes Polri
2. 4.230 personel Polda Metro Jaya
3. 1.163 personel Polres jajaran
4. 1.850 personel TNI
5. 52 personel Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, yang terdiri atas Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, dan Pemadam Kebakaran.

Budi mengatakan pengamanan dilakukan secara berlapis dengan mengedepankan langkah preemtif dan preventif. Penegakan hukum akan dilakukan apabila diperlukan sesuai situasi di lapangan dan ketentuan yang berlaku.

Personel yang terlibat dalam pengamanan juga diarahkan untuk tidak membawa senjata api.

Selain pengamanan, Polda Metro Jaya menyiapkan pengaturan dan rekayasa lalu lintas secara situasional. Pengalihan arus kendaraan akan dilakukan apabila diperlukan dengan mempertimbangkan perkembangan kondisi lalu lintas di sekitar lokasi kegiatan.

“Masyarakat yang akan beraktivitas di sekitar Senayan, Jalan Gatot Subroto, Palmerah, dan kawasan DPR/MPR RI kami imbau memperhitungkan waktu perjalanan serta mengikuti arahan petugas apabila terjadi peningkatan kepadatan,” kata Budi.

Selain kegiatan di kawasan Senayan, Polda Metro Jaya juga melakukan pengamanan terhadap sejumlah kegiatan masyarakat lainnya pada Jumat (14/8/2026), di antaranya RI Fest di Gambir, Jambore Nasional Pramuka di Jakarta Timur, serta beberapa aksi penyampaian pendapat di muka umum.

Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat tetap tenang dan beraktivitas seperti biasa serta bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban selama seluruh kegiatan berlangsung. Masyarakat yang membutuhkan bantuan kepolisian dapat menghubungi layanan Call Center Polri 110.