Kemenkes Usut Meninggalnya dr. Icha karena Diintimidasi
Dinda Decembria
29 June 2026 12:32

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memastikan akan mengusut tuntas dugaan intimidasi yang dialami dr. Icha, dokter yang bertugas di Rumah Sakit Leona Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur. Pernyataan ini disampaikan menyusul meninggalnya dr. Icha pada Jumat (26/6/2026).
Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes, Aji Muhawarman, mengatakan pemerintah turut berduka atas kepergian dr. Icha. Kemenkes juga menegaskan komitmennya untuk melakukan investigasi menyeluruh terkait dugaan intimidasi yang diduga dilakukan oleh individu tertentu.
"Kami sangat prihatin atas peristiwa ini. Setiap tenaga kesehatan berhak mendapatkan perlindungan, rasa aman, dan penghormatan dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat. Tidak boleh ada intimidasi, tekanan, ataupun tindakan yang merendahkan martabat tenaga kesehatan," ujar Aji dalam keterangannya di Jakarta, dikutip Senin (29/6/2026).
Aji menjelaskan investigasi akan dilakukan bersama pihak-pihak terkait guna memastikan seluruh fakta terungkap secara objektif, transparan, dan akuntabel. Kemenkes juga menegaskan tidak akan mentoleransi segala bentuk intimidasi, perundungan, maupun penyalahgunaan kewenangan terhadap tenaga kesehatan di fasilitas pelayanan kesehatan di Indonesia.
Menurutnya, tindakan intimidasi tidak hanya merugikan tenaga kesehatan secara pribadi, tetapi juga berpotensi mengganggu pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Selain itu, tindakan tersebut dapat memberikan dampak serius terhadap kondisi psikologis tenaga medis yang menjalankan tugasnya.
































