Kerry menyoroti investasi di Texas dan Uni Emirat Arab sebagai contoh yang menunjukkan bahwa bahkan pemerintah yang secara ideologis tidak sejalan dengan peralihan ke energi hijau pun kini bergerak menuju logika ekonomi energi terbarukan.
“Misalnya, UEA—negara penghasil minyak dan gas—sedang membangun kapasitas penyimpanan baterai sebesar 19 gigawatt, telah mengoperasikan empat pembangkit nuklir baru, dan memiliki salah satu ladang surya terbesar di dunia,” kata Kerry. Texas “kini sedang mengembangkan pembangkit tenaga surya dan angin darat secara besar-besaran.”
Kerry berada di ibu kota Inggris untuk menghadiri London Climate Action Week, di mana para politisi, akademisi, dan pemimpin bisnis berkumpul untuk membahas cara mengatasi kenaikan suhu saat Eropa menghadapi gelombang panas yang memecahkan rekor di seluruh benua.
(bbn)































