Logo Bloomberg Technoz

Pemerintah Gandeng Imperial College Bangun 10 Universitas STEM

Redaksi
25 June 2026 19:50

Menteri Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi, Brian Yuliarto usai rapat terbatas di Istana (11/2/2026). (Bloomberg Technoz/Dovana Hasiana)
Menteri Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi, Brian Yuliarto usai rapat terbatas di Istana (11/2/2026). (Bloomberg Technoz/Dovana Hasiana)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Perwakilan Imperial College bertemu dengan Presiden Prabowo Subianto membahas rencana kerja sama strategis dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan tinggi di Indonesia, khususnya di bidang kedokteran dan sains.

Dalam pertemuan tersebut, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisainstek) Brian Yuliarto menyampaikan bahwa Presiden Prabowo juga membahas rencana pembangunan 10 universitas kedokteran dan sains di Indonesia. 

“Jadi Imperial College, saat ini kita sudah membicarakan banyak hal terkait dengan rencana kita untuk membangun strategic partnership untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia, khususnya pendidikan kedokteran,” ujar Mendiktisaintek Brian Yuliarto.


“Tadi juga dibicarakan terkait dengan rencana Bapak Presiden mendirikan 10 universitas kedokteran dan sains, nantinya akan dibantu banyak oleh Imperial College. Jadi nantinya kurikulumnya, penyiapan standar pengajarannya, kemudian joint research-nya, kemudian juga visiting professor akan banyak dilakukan bersama-sama dengan Imperial College dan juga kampus-kampus lainnya,” tambah Brian.

Dengan reputasi Imperial College London yang menempati peringkat keempat dunia di bidang pendidikan medis, kemitraan ini diharapkan menjadi katalis bagi peningkatan kualitas pendidikan dan penelitian nasional, sekaligus mempercepat lahirnya generasi dokter, ilmuwan, dan peneliti Indonesia yang mampu bersaing di tingkat global.