Logo Bloomberg Technoz

Penyebab IHSG Menguat 1,96%, Terbaik di Bursa Asia

Muhammad Julian Fadli
25 June 2026 18:15

Karyawan di depan layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (26/11/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan di depan layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (26/11/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan Kamis (25/6/2026) dengan keberhasilan menguat di zona optimistis dengan melesat 1,96% di posisi 5.999. IHSG bahkan menyentuh level tertinggi 6.056 siang hari tadi.

Dengan pencapaian positif itu, IHSG mencatat kenaikan tertinggi ketiga di Bursa Asia, berdasarkan data Bloomberg, Kamis (25/6/2026).

IHSG Penutupan Sesi II pada Kamis 25 Juni 2026 (Bloomberg)

Volume transaksi tercatat menyentuh 22,57 miliar saham, dengan nilai jual–beli mencapai Rp13,64 triliun. Frekuensi yang terjadi sebanyak 1,7 juta kali diperjualbelikan. Posisi tertinggi IHSG sepanjang hari ini mencapai 6.056 sedangkan terendahnya 5.864.


Adapun 537 saham mengalami penguatan terbaiknya, dan ada 135 saham melemah. Sedang 141 saham tidak bergerak.

IHSG menjadi yang teratas dan juara tiga di Bursa Asia, pepet KOSPI (Korea Selatan), dan NIKKEI 225 (Jepang) yang menguat masing–masing 5,42%, dan 4,61%.