Rupiah Dekati Rp18.000/US$ Pagi Ini
Tim Riset Bloomberg Technoz
25 June 2026 09:46

Bloomberg Technoz, Jakarta - Nilai tukar rupiah kembali melemah 0,12% ke level Rp17.965/US$, dalam sesi perdagangan Kamis (25/6/2026) pagi.
Pelemahan rupiah dipicu oleh penguatan dolar Amerika Serikat (AS) di tengah ekspektasi kenaikan suku bunga AS, Federal Fund Rate (FFR), setidaknya dua kali hingga akhir tahun ini, sebanyak 50 basis poin (bps).
Ekspektasi pasar menilai bahwa The Fed akan kembali menaikkan suku bunga lantaran, bank sentral AS ingin mengendalikan angka inflasi domestik kembali ke jalur target.
Namun, dampak penguatan dolar AS ini tak merata pada mata uang kawasan. Ringgit Malaysia misalnya, justru melesat 0,52% tertopang oleh data pertumbuhan Foreign Direct Investment (FDI) sebesar 42,1%.
Peso Filipina, yen Jepang, baht Thailand, dolar Singapura menyusul di zona hijau. Sedangkan, won Korea Selatan, dolar Taiwan, dan rupiah melemah tertekan sejumlah sentimen.





























