"Saya rasa hanya Ronaldo, Messi, dan satu pemain lain [Bader Al-Mutawa dari Kuwait] yang telah mencapai angka 200. Ini adalah pencapaian yang gila. Ia sangat penting bagi kami, seorang pemimpin besar, kapten kami. Kami sangat bersyukur memilikinya," ujar dia.
Cristiano Ronaldo menjadi satu-satunya pesepakbola yang pernah mencetak gol di enam seri piala dunia usai menjebol gawang Timnas Uzbekistan sebanyak dua kali di Houston Stadium. Dia tercatat sudah membela Timnas Portugal sekitar 230 penampilan.
Sedangkan Messi baru saja menjadi pencetak gol terbanyak di sepanjang sejarah piala dunia. Dua golnya ke gawang Timnas Austria di Dallas Stadium membuatnya tercatat telah mencetak 18 gol dari enam seri piala dunia. Dia menyalip legenda Jerman Miroslav Klose yang menduduki posisi tersebut dengan total 16 gol.
Perayaan terhadap Sang Kapten pun dilakukan skuad Vatreni ketika melakukan putaran penghormatan atau lap of honour. Para pemain mengenakan kaus khusus bertuliskan "warisan tak terhingga" atau infinite legacy.
Mereka kemudian mengangkat Luka Modric ke udara sebagai bentuk perayaan dan penghormatan.
Kroasia Belum Usai
Kemenangan atas Panama belum bisa memastikan Timnas Kroasia ke babak selanjutnya. Mereka harus melakoni laga penentuan pada Matchday ke-3 Grup L melawan Timnas Ghana pada Sabtu depan.
"Hal terpenting adalah kami menang, tetapi tentu saja cara kami meraihnya juga penting," ujar Pongracic. "Kami memiliki tujuan besar, kami ingin melangkah sejauh mungkin di turnamen ini, dan kami sadar bahwa kami harus tampil lebih baik lagi."
Pada saat ini, Kroasia berada di posisi ketiga dengan total raihan tiga poin. Skuad Vatreni kalah dari Timnas Inggris dan Timnas Ghana yang telah mengumpulkan empat poin.
Luka Modric cs wajib menang jika mau memiliki kesempatan menjadi juara atau runner up Grup L. Jika kalah atau seri, mereka akan berada di peringkat ketiga karena Timnas Panama dipastikan akan menjadi juru kunci.
Pada posisi ini, Timnas Kroasia tinggal berharap menjadi salah satu dari delapan peringkat ketiga terbaik di Piala Dunia 2026; sehingga bisa melanjutkan langkah ke babak 32 besar.
"Saya merasa kami banyak melakukan kesalahan teknis, dan kami harus memperbaikinya. Kami tampil cukup baik untuk tidak kebobolan, tetapi kami harus menghindari situasi berbahaya dan semakin membatasi ruang mereka untuk masuk ke area pertahanan dan kotak penalti kami," ujar Pongracic.
Namun, jika menang, kepastian langkah ke babak knockout jauh lebih tinggi. Dengan raihan enam poin, Skuad Vatreni bisa menjadi juara grup jika Timnas Inggris imbang atau kalah melawan Timnas Panama.
Sebaliknya, jika Timnas Inggris menang, Timnas Kroasia yang menang melawan Timnas Ghana akan menjadi runner up.
"Hari ini kami tidak kebobolan, kami tetap berkonsentrasi. Kami mengalami banyak kesulitan dalam bertahan menghadapi sepak pojok pada pertandingan pertama, dan hari ini kami tampil jauh lebih baik. Detail-detail seperti itu sangatlah penting," kata Budimir.
(dov/frg)






























