Phintraco Sekuritas menilai stimulus tersebut diharapkan dapat menopang daya beli masyarakat di tengah tekanan inflasi dan tingginya suku bunga.
"Sentimen negatif dari eksternal dan hasil pengumuman MSCI diperkirakan akan memicu IHSG berpeluang menguji level 6.000," tulis Phintraco Sekuritas dalam risetnya pada Rabu (24/6/2026).
Sementara itu, Analis Teknikal MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana menilai secara teknikal IHSG masih memiliki potensi melanjutkan koreksi dalam jangka pendek, meski pergerakannya masih bertahan di atas rata-rata pergerakan 20 hari.
"IHSG melanjutkan koreksinya sebesar 0,25% dan ditutup di level 6.101, pergerakan IHSG masih mampu berada di atas MA20 dengan disertai munculnya volume pembelian," kata Herditya dalam risetnya.
Dia menjelaskan, posisi IHSG saat ini diperkirakan masih berada pada bagian dari wave (b) dari wave [iv], sehingga masih rawan melanjutkan koreksi untuk menguji area 5.723 hingga 5.972. Meski demikian, setelah fase koreksi tersebut, IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatan ke rentang 6.548 hingga 6.782.
(ain)



























