Logo Bloomberg Technoz

Dalam SE tersebut, terdapat sejumlah ketentuan sebagai berikut:

1. Tidak ada pelayanan Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi peserta didik maupun nonpeserta didik selama periode libur

2. Selama periode libur, petugas keamanan tetap menjalankan tugas selama 24 jam setiap hari secara bergiliran sesuai jadwal yang telah ditetapkan

3. Selama periode libur, insentif bagi fasilitas SPPG tidak diberikan

4. Seluruh fasilitas SPPG dilarang digunakan untuk keperluan apa pun selama masa libur

5. Pelanggaran terhadap ketentuan pada poin keempat akan ditindak tegas hingga penghentian operasional SPPG

6. Pembiayaan kebutuhan operasional selama periode libur, seperti listrik, air, akses internet, serta insentif petugas keamanan, menggunakan biaya operasional secara at cost (riil dan sesuai kebutuhan) dari alokasi dana operasional

7. Selama periode libur, seluruh Kepala SPPG, Pengawas Gizi, dan Pengawas Keuangan tetap masuk dan bekerja untuk memastikan SPPG dalam kondisi tertib, bersih, dan aman

8. Untuk periode libur yang berlangsung lebih dari tiga hari, sehari sebelum operasional SPPG dimulai kembali, Kepala SPPG, Pengawas Keuangan, Pengawas Gizi, serta relawan wajib masuk dan bekerja guna memastikan kesiapan operasional SPPG

9. Insentif bagi relawan sebagaimana dimaksud pada poin kedelapan dibayarkan menggunakan biaya operasional secara at cost

10. Surat Edaran ini juga mencakup libur khusus daerah yang ditetapkan oleh kepala daerah.

Sementara itu, sebelumnya Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari mengatakan penghentian sementara operasional seluruh dapur MBG selama masa libur sekolah dimanfaatkan untuk melakukan pembenahan menyeluruh terhadap pelaksanaan program.

Menurut dia, BGN akan memperbarui kondisi dapur hingga data penerima manfaat agar penyaluran program dapat berjalan lebih baik saat kegiatan belajar mengajar kembali dimulai.

“Yang jelas, kami memanfaatkan momentum libur sekolah ini. Kami akan stop semua, kami akan update semua dapur, sehingga nanti mudah-mudahan ketika nanti anak-anak sudah masuk sekolah, kita sudah lebih baik, kondisi di lapangan sudah lebih rapi,” ujar Arumsari.

BGN berharap proses pembenahan tersebut dapat meningkatkan kualitas layanan dan memastikan penyaluran MBG kepada para penerima manfaat berlangsung lebih tertata dan tepat sasaran.

(dec)

No more pages