BI Lapor Buka Repo Tenor Variatif demi Likuiditas Bank
Mis Fransiska Dewi
18 June 2026 15:25

Bloomberg Technoz, Jakarta - Gubernur Bank Indonesia (BI) memaparkan arah bauran kebijakan moneter, makroprudensial, dan sistem pembayaran dalam memperkuat stabilitas dan turut mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan salah satunya adalah dengan repurchase agreement (repo).
Menurut Perry hal ini dilakukan untuk menjaga kecukupan likuiditas di pasar uang dan perbankan dengan memastikan pertumbuhan uang primer lebih dari 10% (double digit) sesuai dengan ekspansi moneter.
“Termasuk melalui pembukaan kembali window lelang instrumen repurchase agreement (repo) untuk tenor-tenor 3, 6, 9, dan 12 bulan sebagai instrumen utama ekspansi likuiditas moneter Bank Indonesia bagi perbankan,” kata Perry dalam Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia, Kamis (18/6/2026).
Selain itu, Bank Indonesia juga membeli SBN yang hingga 17 Juni 2026 mencapai Rp156,98 triliun, termasuk pembelian di pasar sekunder sebesar Rp76,62 triliun.
Sementara itu, BI melaporkan bahwa Uang primer (M0) pada Mei 2026 tumbuh sebesar 14,8% (yoy), lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan pada bulan April 2026 sebesar 14,1% (yoy).





























