Logo Bloomberg Technoz

Australia Laporkan Kematian Massal Burung Laut karena H5N1

Septiana Ledysia
04 August 2026 13:20

Formulir permintaan tes flu burung diletakkan di atas meja di laboratorium diagnostik analitik real-time di Ames, Iowa, AS. (Daniel Acker/Bloomberg)
Formulir permintaan tes flu burung diletakkan di atas meja di laboratorium diagnostik analitik real-time di Ames, Iowa, AS. (Daniel Acker/Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Australia memperingatkan risiko penyebaran flu burung H5N1 setelah sekitar 50 ekor greater crested tern (sejenis burung laut) di lepas pantai selatan Adelaide ditemukan mati.

Dalam laporan Reuters, Menteri Pertanian Australia Julie Collins mengatakan hasil pengujian mengonfirmasi adanya flu burung H5N1 pada sekelompok 49 burung greater crested tern yang ditemukan mati dan 35 ekor lainnya yang sakit. 

Burung-burung tersebut ditemukan melalui pemantauan menggunakan helikopter di kawasan bebatuan lepas pantai Cape Jaffa, sekitar 250 kilometer (155 mil) dari Adelaide, pada Jumat lalu.


"Warga Australia harus bersiap menghadapi penyebaran yang lebih luas dan semakin banyak satwa liar yang terdampak," kata Collins kepada wartawan di Canberra, ibu kota Australia.

"Ini merupakan kasus kematian massal pertama yang telah dikonfirmasi," tambahnya. "Ketika flu burung H5 mulai menyebar di satwa liar dan lingkungan alami, tidak mungkin mencegah kerugian besar, dan itulah yang kini mulai kami saksikan."