Separuh dari laba TINS akan digunakan untuk meningkatkan kapasitas produksi dan mempertebal cadangan timah. TINS mencetak laba sebesar Rp1,31 triliun sepanjang tahun lalu.
Direktur SDM dan Transformasi Korporasi TINS Ratih Mayasari menjelaskan perseroannya berencana meningkatkan kapasitas produksi smelter yang belakangan mengalami penurunan.
Dia menyebut, capital expenditure atau Capex yang telah disetujui pemegang saham berdasarkan rencana kerja dan anggaran perusahaan (RKAP) berada di sekitar Rp400–Rp500 miliar.
“PT Timah akan lebih ke arah peningkatan kapasitas produksi smelter kita yang cenderung mengalami penurunan di tahun 2025 tetapi mengalami peningkatan di tahun 2026,” kata Ratih dalam konferensi pers, Jumat (12/6/2026).
(red)
No more pages






























