Logo Bloomberg Technoz

Antisipasi Dampak Perang Iran, Singapura Kucurkan Bantuan Rp12 T

News
30 July 2026 12:00

Gedung-gedung di cakrawala Singapura. (Wei Leng Tay/Bloomberg)
Gedung-gedung di cakrawala Singapura. (Wei Leng Tay/Bloomberg)

Claire Jiao dan Srinidhi Ragavendran - Bloomberg News

Bloomberg, Pemerintah Singapura hampir melipatgandakan paket bantuan untuk membantu rumah tangga dan pelaku usaha mengatasi lonjakan biaya hidup akibat berlarut-larutnya konflik di Timur Tengah.

Pemerintah akan menyalurkan dana bantuan tambahan sebesar S$900 juta (sekitar Rp12,6 triliun), yang difokuskan bagi rumah tangga berpenghasilan rendah serta usaha kecil dan menengah (UKM), menurut pernyataan resmi pada hari Rabu (29/7). Bantuan ini menambah paket dukungan yang telah dirilis sebelumnya pada bulan April, sehingga totalnya kini mencapai hampir S$2 miliar.


Dalam paket bantuan terbaru ini, setiap rumah tangga di Singapura akan menerima voucher senilai S$300 pada Januari 2027 yang dapat digunakan di supermarket dan pusat jajanan (hawker center). Pemerintah juga akan menyediakan hibah tunai untuk UKM serta bantuan sewa tempat bagi lapak pasar dan pusat jajanan.

Stimulus tambahan ini digelontorkan di tengah kembali pecahnya pertempuran antara AS dan Iran, yang kembali mengganggu pengiriman energi serta komoditas lain yang diimpor Singapura dari Timur Tengah. Inflasi tercatat merangkak naik pada bulan Juni dengan biaya pangan dan transportasi menjadi pendorong utamanya. Bank sentral Singapura bahkan memperingatkan bahwa inflasi berpotensi melonjak lebih tinggi bulan ini dan tetap berada di level tinggi hingga pertengahan 2027.