Membangun Ruang Tumbuh yang Aman dan Positif bagi Anak

Bloomberg Technoz, Jakarta - Yayasan ars86care menandai perjalanan 21 tahun pengabdiannya bagi anak-anak Indonesia dengan meluncurkan inisiatif baru bernama SAPA RUANG (Space for Safe and Positive Growth). Program ini diperkenalkan dalam sebuah acara khusus yang berlangsung di Jakarta pada 31 Mei 2026 dan menjadi langkah baru yayasan dalam memperkuat pengembangan lingkungan ramah anak di berbagai daerah.
Peluncuran SAPA RUANG menjadi momentum penting bagi ars86care yang selama lebih dari dua dekade berfokus pada peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini, pembangunan lingkungan belajar yang aman, serta pemberdayaan masyarakat. Program baru ini dirancang sebagai model terpadu yang menggabungkan berbagai inisiatif unggulan yang telah dijalankan yayasan selama bertahun-tahun.
Yayasan ars86care didirikan pada 2005 oleh lima arsitek perempuan alumni Universitas Katolik Parahyangan (UNPAR) angkatan 1986, yakni Ria Sitohang, Ken SA Wilson, Harini Septiana, Dessi Rajino, serta Marini Widowati Sudjoko Ratulangi. Organisasi ini lahir dari kepedulian terhadap dampak bencana tsunami Aceh yang terjadi pada 2004.
Seiring waktu, ars86care berkembang menjadi organisasi nirlaba yang memiliki fokus pada tiga bidang utama, yaitu anak-anak, pendidikan, dan lingkungan binaan. Ketiga pilar tersebut menjadi fondasi berbagai program yang dijalankan untuk menciptakan ruang tumbuh yang lebih baik bagi generasi muda Indonesia.
Ketua Dewan Penasihat ars86care, Helman Sitohang, mengatakan bahwa SAPA RUANG merupakan bentuk evolusi dari berbagai pengalaman yang telah dibangun yayasan selama bertahun-tahun dalam mendampingi masyarakat.
"Selama lebih dari dua dekade, ars86care meyakini bahwa setiap anak memiliki hak untuk tumbuh, berkembang, dan belajar di lingkungan yang tidak hanya aman tetapi juga mengasuh dan menginspirasi," ujar Helman Sitohang, Ketua Dewan Penasihat ars86care.
"SAPA RUANG adalah puncak dari pengalaman bertahun-tahun dan sebuah wujud baru yang kuat dari komitmen ini. Dengan menggabungkan infrastruktur fisik dengan pemberdayaan pendidikan dan tanggung jawab lingkungan, kami menciptakan ruang yang benar-benar dapat mengubah kehidupan dan masyarakat," tambah Helman.
Program SAPA RUANG mengintegrasikan tiga program utama yang sebelumnya telah berjalan secara terpisah, yakni SPACE TO BUILD, WORDS TO SHARE, dan VALUE TO DO. Melalui pendekatan yang lebih terkoordinasi, yayasan berharap dampak yang dihasilkan dapat lebih luas dan berkelanjutan.
SPACE TO BUILD selama ini menjadi salah satu program unggulan ars86care dalam pembangunan fasilitas pendidikan anak usia dini. Program tersebut berfokus pada penyediaan ruang belajar yang aman, nyaman, sehat, dan mendukung perkembangan anak.
Menargetkan 50 Sekolah Ramah Anak pada 2030
Sejak 2012, program SPACE TO BUILD telah membantu pembangunan dan renovasi lebih dari 40 taman kanak-kanak serta pusat pendidikan anak usia dini di sejumlah wilayah seperti Demak, Grobogan, Boyolali, dan Gunungkidul.
Sekolah-sekolah yang dibangun mengusung konsep ramah anak dengan memperhatikan aspek keamanan, kenyamanan, sanitasi, ruang terbuka hijau, hingga area bermain yang mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.
Ribuan anak telah merasakan manfaat dari fasilitas pendidikan yang dibangun melalui program tersebut. Kehadiran sekolah yang lebih layak dinilai mampu meningkatkan kualitas proses belajar sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih mendukung perkembangan sosial dan emosional anak.
Yayasan menargetkan pembangunan hingga 50 sekolah ramah anak pada 2030. Saat ini, proses asesmen untuk pembangunan sekolah ke-41 dan ke-42 tengah berlangsung di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah.
Selain pembangunan fisik, ars86care juga mengembangkan program WORDS TO SHARE yang berfokus pada peningkatan kapasitas guru, orang tua, serta masyarakat sekitar sekolah.
Program ini memberikan berbagai pelatihan dan pendampingan yang bertujuan memperkuat pemahaman mengenai pendidikan holistik, hak anak, serta metode pembelajaran yang lebih efektif bagi anak usia dini.
Menurut ars86care, keberhasilan pembangunan sekolah tidak hanya ditentukan oleh kualitas bangunan, tetapi juga oleh kualitas pendidik dan lingkungan sosial yang mendukung proses belajar anak.
Untuk memperkuat budaya literasi, yayasan juga menjalankan program PAGES OF HOPE. Inisiatif ini menghadirkan perpustakaan mini dan buku-buku berkualitas di sekolah-sekolah mitra, khususnya yang berada di wilayah pedesaan.
Program tersebut ditujukan untuk meningkatkan minat baca anak sejak usia dini sekaligus membuka akses terhadap bahan bacaan yang lebih beragam dan berkualitas.
Sementara itu, program VALUE TO DO menjadi pelengkap yang mendorong keterlibatan masyarakat secara langsung dalam berbagai kegiatan sosial dan lingkungan.
Melalui program ini, sukarelawan bersama warga terlibat dalam kegiatan seperti aksi bersih sekolah, program seni kreatif, edukasi lingkungan, hingga berbagai aktivitas yang menumbuhkan rasa tanggung jawab terhadap lingkungan sekitar.
Konsep SAPA RUANG kemudian menyatukan seluruh program tersebut ke dalam satu kerangka kerja yang terintegrasi. Tujuannya adalah menciptakan desa dengan sekolah ramah anak yang mampu menjadi pusat pertumbuhan positif bagi masyarakat.
Pelaksanaan SAPA RUANG akan dilakukan secara bertahap di sejumlah wilayah di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta selama periode 2026 hingga 2028.
Fokus program meliputi penguatan infrastruktur pendidikan anak usia dini, peningkatan kapasitas guru dan masyarakat, pengembangan pendidikan lingkungan, penguatan program sukarelawan, serta perluasan kemitraan lintas sektor.
Dalam implementasinya, ars86care akan menggandeng pemerintah, sektor swasta, organisasi masyarakat sipil, serta berbagai pihak lain untuk memperluas jangkauan dan meningkatkan keberlanjutan program.
Peluncuran SAPA RUANG juga diisi dengan sesi diskusi mengenai desain dan pengembangan ramah anak. Selain itu, digelar pameran interaktif yang menampilkan perjalanan serta capaian ars86care selama 21 tahun berkarya di Indonesia.
Acara tersebut dihadiri oleh para pendidik, mitra korporasi, relawan, serta berbagai pemangku kepentingan yang selama ini mendukung kegiatan yayasan.
Melalui pameran tersebut, para peserta dapat melihat secara langsung dampak berbagai program yang telah dijalankan, mulai dari pembangunan sekolah hingga pemberdayaan masyarakat di berbagai daerah.
Helman Sitohang menegaskan bahwa peluncuran SAPA RUANG mencerminkan komitmen jangka panjang yayasan dalam mendorong pembangunan yang berpusat pada kebutuhan anak.
"Pengenalan SAPA RUANG merupakan bukti dari dedikasi yayasan yang tak tergoyahkan dan pendekatan visioner terhadap pengembangan yang berpusat pada anak di Indonesia," kata Helman.
"Kami berharap dapat menyaksikan dampak nyata jangka panjang dari program terintegrasi ini terhadap lanskap fisik, pendidikan, dan lingkungan di masyarakat kita," lanjutnya.
Dengan pendekatan yang menggabungkan pembangunan fisik, peningkatan kapasitas manusia, serta penguatan kesadaran lingkungan, SAPA RUANG diharapkan menjadi model pengembangan masyarakat yang mampu menciptakan ruang aman dan positif bagi tumbuh kembang anak Indonesia di masa depan.

























